Mahasiswa ETH Zurich menciptakan robot bawah air otonom bernama Polaris untuk mengukur ketebalan es di danau-danau pegunungan Alpen demi meningkatkan faktor keselamatan aktivitas musim dingin.
Berdasarkan laporan TechEBlog, robot berbentuk mirip torpedo seberat 30 kilogram ini dirancang agar dapat masuk melalui lubang kecil di atas permukaan es untuk melakukan survei dari bagian bawah.
Menurut pengamatan jurnalis, inovasi tersebut menjadi solusi alternatif dari metode manual konvensional yang memakan waktu lama serta berisiko tinggi bagi keselamatan petugas pemantau.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeRobot Polaris dilengkapi sistem navigasi canggih berbasis komputer NVIDIA Jetson serta enam motor penggerak untuk menjaga stabilitas posisi di dalam air.
Sebagaimana dijelaskan dalam pengujian lapangan di danau-danau Swiss, perangkat tersebut menggunakan metode pengukuran tekanan air guna memetakan ketebalan lapisan es secara akurat.
Kehadiran teknologi ini tidak hanya membantu para pengunjung dan atlet rekreasi musim dingin, tetapi juga menyuplai data penting bagi para ilmuwan iklim.