Claude Code menjadi pilihan utama bagi sebagian besar developer profesional dibandingkan OpenAI Codex berdasarkan hasil survei terbaru yang melibatkan ratusan praktisi teknologi.
Berdasarkan laporan ZDNET, sebanyak tiga dari empat developer atau sekitar 75 persen responden mengaku lebih mengandalkan Claude Code untuk mendukung tugas-tugas pemrograman harian mereka.
Survei tersebut menghimpun pandangan dari 138 developer aktif yang menggunakan berbagai alat kecerdasan buatan untuk merancang, menguji, serta mengelola basis kode yang kompleks.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSejumlah insinyur perangkat lunak dari perusahaan teknologi terkemuka menilai bahwa Claude Code memiliki keunggulan signifikan dalam hal pemahaman konteks lintas file dan penalaran multi-file.
Meski demikian, sebagian developer tetap memanfaatkan OpenAI Codex karena keunggulan harga, batas penggunaan token yang lebih longgar, serta stabilitas aplikasi yang mumpuni.
Dari analisis Kabayan News, fenomena ini menunjukkan bahwa persaingan alat bantu coding berbasis AI semakin ketat, di mana para pengembang cenderung memilih platform yang mampu memberikan efisiensi serta akurasi tinggi dalam memecahkan masalah logika.