Semangat juang para pahlawan dan veteran bangsa tidak boleh hanya berhenti sebagai catatan sejarah di buku pelajaran. Nilai-nilai luhur tersebut kini dapat ditransformasikan oleh generasi muda ke dalam bentuk perjuangan modern melalui bidang profesi dan keseharian masing-masing.
Dosen Lektor Kepala Program Studi Sosiologi Universitas Udayana, Dra. Nazrina Zuryani, MA, PhD, sebagaimana diwartakan RRI, menyatakan bahwa keteladanan para veteran yang selalu mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi harus menjadi inspirasi utama bagi generasi penerus bangsa.
"Pejuang-pejuang ini bagi generasi muda sekarang atau generasi setelah veteran ini mungkin sudah lebih banyak berdiam diri di rumah atau sudah tiada, maka generasi-generasi selanjutnya itu harusnya menjadikan spirit atau semangat mereka sebagai teladan," ujar Nazrina.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLebih lanjut, Nazrina menekankan bahwa sikap pantang menyerah dan jiwa gotong royong merupakan warisan paling berharga dari masa lalu yang relevan diterapkan kapan saja. Menurutnya, setiap individu memiliki ruang juang tersendiri sesuai dengan kapasitas dan keahlian yang ditekuni.
"Masing-masing kita harusnya berjuang untuk menemukan apa sih kompetensi kita, apa sih yang bisa kita jadikan kebermanfaatan diri sehingga jiwa gotong royong yang sudah ditularkan itu menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari," tambahnya.
Menariknya, bentuk keteladanan di era modern saat ini tidak melulu harus diukur dari popularitas atau viral di media sosial. Berdasarkan pandangan akademisi Universitas Udayana tersebut, dedikasi tuntas dalam menjalankan profesi sehari-hari dan memberikan dampak positif bagi sesama sudah merupakan wujud nyata keteladanan.
Sebagai penutup, menjaga nilai persatuan dan kebangsaan di tingkat individu juga menjadi bagian dari napas perjuangan masa kini. Tindakan sederhana seperti menolak menyebarkan hoaks turut merefleksikan semangat nasionalisme yang diwariskan oleh para veteran perjuangan kemerdekaan Indonesia.