Undang-Undang Pertanahan Irlandia 1881 atau Land Law Act 1881 merupakan produk legislasi penting dari Parlemen Britania Raya yang dirancang untuk merombak total sistem hubungan agraria di Irlandia.
Pemerintahan Liberal di bawah komando Perdana Menteri William Ewart Gladstone sebelumnya telah mengesahkan Landlord and Tenant Act 1870, namun aturan tersebut dinilai gagal mengatasi ketegangan antara tuan tanah dan petani. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, lawatan Gladstone ke County Wicklow serta Dublin pada tahun 1877 membuka matanya terhadap penderitaan langsung masyarakat kecil di pedesaan Irlandia.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKomisi Kerajaan di bawah pimpinan Lord Bessborough kemudian dibentuk untuk menyelidiki krisis pertanian yang diperparah oleh gelombang impor pangan murah dari Amerika Utara. Berdasarkan analisis Kabayan News, laporan komisi tersebut merekomendasikan tiga prinsip utama perlindungan petani, yakni kepastian penggarapan, sewa yang adil, serta kebebasan penjualan.
Gladstone akhirnya memperkenalkan rancangan undang-undang tersebut ke House of Commons pada 7 April 1881 dengan memperkenalkan sistem kepemilikan ganda serta pembentukan pengadilan pertanahan khusus. Tokoh nasionalis Irlandia John Dillon sempat melontarkan kritik pedas dengan menyatakan bahwa aturan tersebut sengaja dirancang untuk melemahkan pergerakan Land League.
Kebijakan ini berhasil meredam ketegangan di kalangan petani wilayah Ulster, meskipun bantuan keuangan yang disediakan negara tergolong minim untuk memfasilitasi pembelian tanah secara masif. Seiring berjalannya waktu, regulasi bersejarah ini akhirnya dicabut secara resmi melalui Property Northern Ireland Order 1997 yang berlaku efektif pada awal Januari 2000.