CEO OpenAI Sam Altman memicu kemarahan publik setelah mengumumkan rencana pembaruan besar pada ChatGPT yang mampu memantau seluruh aktivitas layar perangkat pengguna dalam enam bulan ke depan.
Berdasarkan analisis Kabayan News, pernyataan kontroversial tersebut disampaikan Sam Altman saat melakukan wawancara bersama pendiri Z Fellows, Cory Levy, mengenai arah perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Mengutip laporan sumber terkait, Sam Altman menyatakan bahwa versi lanjutan ChatGPT akan merekam panggilan, mengawasi rapat, serta memahami konteks kehidupan pribadi pengguna secara menyeluruh.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya pikir kita sudah dekat dengan dunia di mana keturunan ChatGPT dapat mengawasi layar komputer sepanjang waktu," ujar Sam Altman dalam wawancara tersebut.
Sebagaimana dilaporkan oleh berbagai media, gagasan tersebut justru mendapat penolakan keras dari kalangan jurnalis dan tokoh industri media digital karena dianggap melanggar privasi.
Sejumlah figur publik media olahraga melontarkan kritik pedas di platform sosial media, termasuk komentar dari jurnalis Yahoo Sports Ben Fowlkes dan tokoh Barstool Sports PFT Commenter.
Menanggapi kontroversi itu, pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa ambisi besar OpenAI dalam mengintegrasikan AI ke dalam setiap aspek kehidupan manusia masih menuai banyak keraguan publik.