Pembalap Cadillac F1 Valtteri Bottas dan Sergio Perez menyatakan pemecatan mendadak prinsipal tim Graeme Lowdon merupakan keputusan tepat untuk membantu perkembangan skuad pada paruh kedua musim Formula 1 2026.
Berdasarkan pengamatan media, perombakan kepemimpinan tersebut diumumkan di sirkuit Zandvoort menjelang Grand Prix Belanda, sepekan setelah mantan eksekutif Alpine Marcin Budkowski mengambil alih posisi prinsipal tim.
Valtteri Bottas mengakui perombakan besar ini sempat mengejutkannya karena memiliki hubungan dekat dengan Lowdon, namun ia menyadari beberapa masalah teknis tim harus segera diselesaikan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya rasa memang ada hal yang perlu diubah," ujar Bottas kepada awak media di Zandvoort.
Pembalap asal Finlandia itu juga menambahkan bahwa gaya kepemilikan asal Amerika Serikat cenderung lebih reaktif dan cepat mengambil keputusan dibanding pendekatan manajemen tradisional Eropa.
Sementara itu, Sergio Perez memberikan pandangan serupa mengenai kedatangan Marcin Budkowski sebagai pemimpin baru di tubuh Cadillac F1.
"Saya pikir Graeme telah melakukan bagian luar biasa dalam membawa Cadillac ke posisi sekarang bersama GM," ungkap pembalap asal Meksiko tersebut.
Perez menilai langkah manajemen menunjukkan keseriusan tim debutan tersebut untuk terus melangkah maju secepat mungkin meskipun baru menjalani tahun pertama di ajang Formula 1.