Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Jembatan Musi V yang merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera ruas Palembang-Betung di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kunjungan kerja ini dilakukan setelah sebelumnya Wapres meninjau pelayanan BPJS Kesehatan di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam peninjauan tersebut, Gibran didampingi oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, serta Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis. Sesampainya di lokasi proyek, Wapres langsung berdialog dengan pihak PT Hutama Karya selaku kontraktor pelaksana untuk memantau perkembangan konstruksi dan pembebasan lahan.
Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol PT Hutama Karya Dwi Aryono Bayuaji menyatakan bahwa Wapres memberikan apresiasi atas kemajuan signifikan pembangunan jembatan ini. "Beliau cukup puas dengan progres yang ada saat ini. Terakhir beliau ke sini pada September tahun lalu, dan sekarang kembali lagi pada Juli 2026. Saat kunjungan sebelumnya ruas ini belum tersambung, sedangkan sekarang sudah tersambung," ungkap Dwi.
Selain memantau konstruksi, Wapres juga menyoroti berbagai kendala di lapangan, termasuk hambatan pembebasan sekitar 22 bidang lahan di kawasan Interchange Pangkalan Balai, Banyuasin. Pihak Hutama Karya berharap proses pembebasan lahan tersebut dapat segera rampung agar seluruh ruas tol dari Keramasan hingga Betung dapat segera difungsionalkan.
Berdasarkan data operasional, progres konstruksi Seksi 1 kini telah mencapai angka 92 persen, sementara Seksi 2 menyentuh 93 persen. Adapun untuk Seksi 3 progres fisiknya sudah mencapai 73 persen dengan tingkat pembebasan lahan secara keseluruhan yang telah mencapai kisaran 98 persen.
Pihak PT Hutama Karya menargetkan agar ruas Tol Palembang-Betung dapat mulai difungsionalkan pada momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026/2027. Pengoperasian fungsional ini nantinya akan dilanjutkan untuk mendukung arus lalu lintas masyarakat pada masa libur Lebaran berikutnya.
Jembatan Musi V sendiri memiliki bentang sepanjang sekitar 1,7 kilometer yang melintasi Sungai Musi. Sebagai bagian vital dari Jalan Tol Trans Sumatera, kehadiran infrastruktur megah ini diharapkan mampu mendongkrak konektivitas antarwilayah serta memperlancar arus distribusi barang dan mobilitas masyarakat di Sumatera Selatan.