Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk meninjau langsung proses pembangunan proyek Mass Rapid Transit atau MRT di kawasan Harmoni, Jakarta. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan proyek infrastruktur strategis transportasi massal di ibu kota berjalan sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam kunjungan peninjauan tersebut, Pramono mengungkapkan bahwa Wakil Presiden menunjukkan rasa gembira serta kepuasannya terhadap perkembangan proyek MRT yang dinilai menunjukkan progres sangat positif. "Jadi, secara keseluruhan, beliau menyampaikan rasa gembira dan puas karena beliau juga sudah pernah melihat sebelumnya. Progresnya cukup bagus dan apalagi terowongannya cukup rapi," ujar Pramono saat memberikan keterangan di Balai Kota, Jakarta.
Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa seluruh proses pengerjaan proyek strategis ini dikerjakan oleh tangan-tangan putra-putri terbaik bangsa. Hal tersebut sekaligus membuktikan bahwa sumber daya manusia Indonesia memiliki kapasitas dan kemampuan yang mumpuni dalam menangani pembangunan infrastruktur berskala besar dengan standar yang tinggi. "Yang paling penting adalah kualitasnya harus tetap terjaga," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat memaparkan bahwa progres keseluruhan pembangunan jalur MRT dari kawasan Bundaran HI hingga Kota Tua telah mencapai 60 persen rampung per akhir April 2026. Khusus untuk segmen dari Bundaran HI hingga Harmoni, tingkat pengerjaannya bahkan telah mencatatkan angka kemajuan yang sangat signifikan hingga mencapai 92,5 persen.
Tuhiyat optimis bahwa pengerjaan fisik pada segmen tersebut dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat. "Mudah-mudahan, sampai dengan akhir tahun ini, mendekati 100 persen untuk Bundaran HI sampai dengan Harmoni," ucap Tuhiyat optimistis.
Di sisi lain, Tuhiyat juga merinci perkembangan pengerjaan pada segmen lainnya seperti jalur Harmoni hingga Mangga Besar yang saat ini baru mencapai 64 persen akibat sempat mengalami hambatan dari dampak pandemi COVID-19 di masa lalu. Sementara itu, untuk kelanjutan rute dari Mangga Besar hingga kawasan Kota Tua, proses pembangunannya terpantau telah melaju dan mencapai angka 84 persen.