Serangan siber terbaru bernama "Zombie Card" berhasil mendemonstrasikan cara menghidupkan kembali kartu kredit Visa yang sudah kadaluarsa untuk melakukan pembelian langsung di toko melalui teknologi Near Field Communication atau NFC. Berdasarkan laporan The Hacker News, teknik manipulasi ini bekerja dengan cara mengubah tanggal kadaluarsa yang dibaca oleh terminal pembayaran tanpa merusak sistem kriptografi yang ada pada kartu.
Para peneliti dari University of Massachusetts Amherst menjelaskan bahwa metode ini memerlukan kepemilikan fisik kartu kadaluarsa atau kedekatan jarak NFC yang konstan. Selain itu, serangan tersebut memanfaatkan perangkat perantara atau man-in-the-middle relay yang diposisikan di antara kartu dan mesin pembaca transaksi guna memanipulasi data tanggal kadaluarsa tanpa menyentuh jalur otorisasi utama.
Analisis Kabayan News menunjukkan celah keamanan ini memanfaatkan kelemahan pada Kernel 3 milik Visa yang tidak mewajibkan sinkronisasi ketat antara tanggal kadaluarsa pada terminal dengan data trek kartu. Akibatnya, terminal dapat dikelabui dengan tanggal masa depan sementara tanda tangan digital kartu tetap valid di mata sistem perbankan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTemuan penting ini telah dipresentasikan dalam ajang USENIX Security Symposium ke-35 di Baltimore. Meskipun demikian, pihak Visa maupun bank-bank terdampak belum merilis panduan mitigasi resmi terkait kerentanan sistem pembayaran nirkontak tersebut sejak laporan awal disampaikan oleh para peneliti.