Anthropic berhasil melampaui pendapatan OpenAI pada kuartal kedua 2026 dengan catatan fantastis sebesar 11,6 miliar dolar AS untuk periode tiga bulan yang berakhir pada Juni. Perolehan tersebut melesat lebih dari dua kali lipat dibanding total kuartal pertama sebesar 4,73 miliar dolar AS berdasarkan laporan awal.
OpenAI mencatatkan pendapatan sebesar 6,7 miliar dolar AS pada kuartal kedua, yang hanya tumbuh 18% dari angka 5,7 miliar dolar AS pada kuartal sebelumnya. Capaian ini memicu kekecewaan sejumlah investor yang berharap perusahaan dapat mempersempit jarak dengan kompetitor utamanya.
Kerugian operasional OpenAI membengkak hingga 12,3 miliar dolar AS pada kuartal kedua dari sebelumnya 9,3 miliar dolar AS. Sebaliknya, Anthropic justru mencatatkan laba operasional penyesuaian tipis sebesar 559 juta dolar AS berkat efisiensi penggunaan sumber daya komputasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerubahan lanskap industri kecerdasan buatan ini terjadi seiring melambatnya pertumbuhan ChatGPT dan melonjaknya popularitas Claude Code di kalangan korporasi. Kondisi tersebut memaksa OpenAI melakukan perombakan manajemen secara besar-besaran untuk memulihkan performa bisnis mereka.
Langkah Strategis OpenAI Menghadapi Persaingan Ketat
OpenAI secara tertutup menyampaikan kepada para investor bahwa momentum bisnis mereka kembali meningkat setelah merilis model baru pada Juli lalu. Perusahaan juga meluncurkan aplikasi terpadu yang menggabungkan ChatGPT, Codex, dan peramban web demi mendongkrak basis pengguna secara cepat.
Direktur Keuangan Sarah Friar mengungkapkan kepada para karyawan bahwa tingkat pendapatan berulang tahunan pada Juli telah melampaui total pencapaian kuartal kedua. Perusahaan sendiri mencatatkan kerugian bersih sebesar 38,5 miliar dolar AS pada tahun 2025 dengan total pendapatan 13,07 miliar dolar AS.
Presiden sekaligus salah satu pendiri Greg Brockman meningkatkan keterlibatan harian dalam operasional produk guna memperbaiki lintasan pertumbuhan perusahaan. Di sisi lain, kedua raksasa kecerdasan buatan ini telah mengajukan dokumen penawaran umum perdana secara rahasia kepada otoritas sekuritas.
Kepala Keuangan Anthropic Krishna Rao memimpin pertemuan awal dengan calon investor meskipun belum membahas rincian spesifik keuangan maupun valuasi perusahaan secara mendalam. Persaingan ketat ini menandai babak baru industri teknologi global dalam memperebutkan dominasi pasar kecerdasan buatan.