Biaya pinjaman pemerintah Amerika Serikat melonjak tajam setelah tingkat suku bunga obligasi pemerintah berjangka 30 tahun mencatatkan level tertinggi dalam 25 tahun terakhir pada perdagangan Kamis malam.
Berdasarkan laporan The Irish Times, penjualan surat utang jangka panjang senilai USD 25 miliar menghasilkan imbal hasil sebesar 5,216 persen yang menjadi angka tertinggi sejak 2001.
Analis pasar menilai lonjakan tersebut mencerminkan kekhawatiran mendalam investor terhadap inflasi berkepanjangan serta kebijakan fiskal pemerintahan Donald Trump yang berpotensi menambah beban utang negara.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Investors are being asked to absorb a growing supply of government debt globally at a time when deficits remain large, inflation uncertainty persists," ujar Michal Stanczyk selaku portfolio manager di Allspring Global Investments.
Kondisi ini menempatkan para pejabat Departemen Keuangan AS dalam situasi sulit karena mereka harus mendanai defisit anggaran yang terus membengkak di tengah tekanan ekonomi global.