BMC Manufacturing Group mencatatkan transformasi bisnis luar biasa setelah melesat dari perusahaan kecil menjadi incaran raksasa material bangunan asal Irlandia, Kingspan. Berdasarkan laporan The Irish Times yang dirilis pada Rabu (13/8), Kingspan sepakat menggelontorkan dana senilai EUR 900 juta atau setara Rp16 triliun untuk mengakuisisi perusahaan teknik tersebut.
Lonjakan performa finansial BMC terjadi berkat ekspansi masif industri pusat data global yang membutuhkan pasokan perangkat listrik bertegangan rendah. Dari analisis Kabayan News, fenomena kecerdasan buatan atau AI mendorong lonjakan kebutuhan infrastruktur digital secara drastis dalam beberapa tahun terakhir.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerusahaan yang didirikan oleh pengusaha Brendan Meehan di Ashbourne, Co Meath, ini awalnya hanya membukukan laba tipis sekitar EUR 50.000 dengan mempekerjakan 60 orang karyawan beberapa tahun lalu. Namun, laba bersih perusahaan meroket tajam hingga mencapai EUR 22.5 juta pada tahun lalu seiring peningkatan jumlah staf.
Rencana akuisisi ini melibatkan pembayaran tunai sebesar EUR 600 juta serta penerbitan saham baru senilai EUR 250 juta oleh pihak pembeli. Manajemen Kingspan menyatakan bahwa produk perangkat pengalih daya buatan BMC sangat melengkapi portofolio bisnis mereka dalam menyuplai material konstruksi pusat data.
Sebagian besar pendapatan BMC saat ini bersumber dari pasar luar negeri, terutama wilayah Eropa, menyusul tingginya permintaan pembangunan fasilitas digital dari klien multinasional seperti Amazon Web Services. Perusahaan kini juga bersiap memperluas lini produksi mutakhir di Amerika Serikat demi menggarap pasar AI yang kian kompetitif.