Perekonomian Sumatera Utara menunjukkan tren perbaikan konsisten sepanjang paruh pertama 2026 setelah sempat melambat pada tahun sebelumnya. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Sumatera Utara Firsal Dida Mutyara menyebut capaian ini sebagai pertanda ekonomi Sumut naik kelas, ditopang perbaikan pertumbuhan dan geliat investasi.
"Secara makro membaik, ada sedikit kekhawatiran terhadap kesenjangan pendapatan antar lapisan masyarakat. Kita tumbuh baik, tapi ketimpangan masih terjadi. Ini perlu disiasati," ujar Firsal di Medan, Jumat, 7 Agustus 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara, pertumbuhan ekonomi daerah ini tercatat 4,98 persen pada triwulan pertama dan naik menjadi 5,06 persen pada triwulan kedua 2026. Angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima triwulan terakhir.
Kinerja positif ini turut didorong masuknya arus investasi yang mencapai lebih dari Rp22 triliun pada semester pertama 2026. Pemerintah daerah bersama pelaku usaha didorong terus memperkuat sinergi untuk menjaga stabilitas ekonomi hingga akhir tahun.
Kadin Ingatkan Pengendalian Inflasi dan Apresiasi Kinerja Pemprov
Di balik pencapaian positif tersebut, Kadin Sumatera Utara mengingatkan pentingnya mengendalikan tingkat inflasi daerah agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Berdasarkan catatan resmi, inflasi tahunan berada di level 4,20 persen pada Juli 2026 akibat kenaikan sejumlah komoditas pangan dan barang kebutuhan.
"Pertumbuhan bagus harus dibarengi harga terkendali, supaya kenaikan pendapatan masyarakat tidak habis dimakan kenaikan harga," tutur Firsal menegaskan pentingnya stabilitas harga.
Selain menyoroti sektor makroekonomi, dunia usaha juga memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan daerah dalam merespons berbagai persoalan publik secara cepat. Kehadiran langsung kepala daerah saat menghadapi masalah di lapangan dinilai mampu memperkuat kepercayaan masyarakat.
"Jadi tren ekonomi kita cukup baik, layanan kepada warga Sumut pun berjalan. Momentum ini harus kita jaga secara berkesinambungan," pungkasnya menutup penjelasan.