Proses akuisisi maskapai berbiaya hemat asal Inggris EasyJet oleh perusahaan ekuitas swasta Apollo diprediksi bakal segera rampung dalam waktu dekat senilai 5,7 miliar poundsterling setelah rival utama mundur dari persaingan.
Perusahaan investasi Castlelake sebelumnya sempat mengajukan tawaran senilai 5,5 miliar poundsterling untuk membeli maskapai tersebut, namun angka tersebut berhasil dilampaui oleh penawaran dari Apollo pada bulan lalu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenjelang batas waktu penutupan pada hari Jumat, pihak Castlelake mengonfirmasi keputusan mereka tidak akan melayangkan penawaran resmi lanjutan. Langkah tersebut membuka jalan lebar bagi Apollo untuk melanjutkan proses akuisisi secara penuh.
Berdasarkan kesepakatan yang tercapai, perusahaan asal Amerika Serikat yang juga memegang kepemilikan atas The Restaurant Group itu bakal membayar para pemegang saham sebesar 715 pence per saham untuk menguasai kepemilikan bisnis maskapai.
Rencana transaksi besar ini masih memerlukan persetujuan akhir melalui pemungutan suara pemegang saham dan diperkirakan tuntas sepenuhnya pada kuartal pertama tahun 2027.
Menurut pengamatan tim redaksi, bergabungnya investor besar global ini menandai babak baru bagi maskapai yang didirikan oleh Sir Stelios Haji-Ioannou pada tahun 1995 sebagai alternatif penerbangan bertarif rendah.
Sir Stelios bersama keluarganya yang mengantongi sekitar 15 persen saham perusahaan telah memberikan lampu hijau serta dukungan penuh terhadap rencana pengambilalihan bisnis tersebut.
"Saya puas dengan arah strategis Apollo bagi bisnis EasyJet yang bertujuan menciptakan pertumbuhan lebih besar," ungkap Sir Stelios dalam pernyataan resminya.