Asha Sharma berkomitmen membawa kembali pertumbuhan pendapatan bagi divisi Xbox setelah perusahaan tersebut melewati masa restrukturisasi besar yang melibatkan pemutusan hubungan kerja serta penutupan beberapa studio.
Melalui memo internal yang dibagikan kepada para staf, CEO Xbox tersebut menargetkan agar divisi gim Microsoft ini mampu mencatatkan kembali pertumbuhan pemain dan pendapatan secara signifikan menjelang akhir tahun fiskal 2027.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeLangkah pembenahan ini diambil menyusul berbagai tantangan berat yang sebelumnya sempat disoroti, mulai dari tingginya biaya komponen perangkat keras hingga infrastruktur platform yang dinilai kurang memadai.
Sebagai bagian dari strategi pemulihan jangka panjang, Xbox kini berfokus memperkuat lini konsol andalan serta mengoptimalkan sistem studio internal agar lebih terpusat pada waralaba gim unggulan.
Empat Pilar Strategi Utama Xbox Menuju Tahun 2027
Dalam memo yang sama, pimpinan tertinggi Xbox tersebut memaparkan empat prioritas utama yang dinamakan sebagai strategi empat pilar demi mencapai target ambisius perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.
Pilar pertama berfokus pada penguatan platform inti dengan konsol sebagai fondasi utamanya, sementara pilar kedua menitikberatkan pada pengembangan waralaba gim agar mampu merambah pasar global.
Pilar ketiga melibatkan optimalisasi Minecraft sebagai platform kreator terbesar di dunia, dan pilar keempat berfokus memperluas jangkauan semesta gim yang digemari oleh para komunitas penggemar setianya.
Dengan strategi terstruktur yang dibagi menjadi tiga tahapan pencapaian hingga tahun 2030, manajemen optimis dapat memperluas basis pemain aktif harian secara berkelanjutan dan mencapai standar margin industri.