Program buyback saham HSBC senilai 1 miliar dolar AS resmi diumumkan setelah raksasa perbankan tersebut melaporkan perolehan laba kuartal kedua yang melampaui ekspektasi para analis.
Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis, pemberi pinjaman yang berkantor pusat di London ini mencatatkan laba sebelum pajak sebesar 10,1 miliar dolar AS untuk periode tiga bulan hingga Juni, melampaui estimasi konsensus yang berada di angka 9,5 miliar dolar AS.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip laporan dari Bloomberg, lonjakan kinerja keuangan tersebut didorong oleh pendapatan dari item luar biasa serta pertumbuhan solid pada lini bisnis perbankan dan pengelolaan kekayaan.
"Kami mengeksekusi prioritas strategis dengan kecepatan, presisi, dan kedisiplinan," demikian pernyataan Chief Executive Officer Georges Elhedery dalam keterangan resminya.
Dari analisis awak media, langkah peluncuran kembali program pembelian kembali saham ini menunjukkan kepercayaan diri manajemen di tengah dinamika pasar keuangan global serta tantangan regulasi aliran modal lintas batas di kawasan Asia.
Sebelumnya, bank tersebut sempat menangguhkan program buyback menyusul rencana aksi korporasi besar untuk mengambil alih kepemilikan penuh atas Hang Seng Bank senilai 14 miliar dolar AS.