General Motors dan Ford mengurangi pembahasan mobil listrik dalam laporan keuangan kuartalan mereka kepada para investor seiring dengan pergeseran strategi industri otomotif saat ini. Berdasarkan analisis data yang dilakukan oleh TechCrunch bekerja sama dengan firma riset finansial Hudson Labs, kedua raksasa otomotif Amerika Serikat tersebut kini membahas topik EV pada tingkat yang jauh lebih rendah dibandingkan periode sebelum pandemi.
Perubahan fokus ini tidak lagi mengejutkan mengingat General Motors dan Ford telah melakukan penyesuaian, penundaan, hingga pembatalan rencana peluncuran model EV baru yang berdampak pada efisiensi pabrik. Jim Cain selaku juru bicara General Motors menyatakan bahwa kualitas lebih diutamakan daripada kuantitas dalam komitmen perusahaan mengembangkan teknologi ramah lingkungan yang menguntungkan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSementara itu, juru bicara Ford David Tovar menyampaikan bahwa perusahaan tengah bersiap meluncurkan platform Universal Electric Vehicle terbarunya tahun depan. Kendati demikian, dinamika politik serta regulasi federal yang berlaku turut mempengaruhi arah komunikasi para eksekutif otomotif tersebut kepada publik dan para pemegang saham.