Gyle Shopping Centre di Edinburgh mencatatkan kenaikan jumlah pengunjung signifikan seiring masuknya tenant baru dan menyusutnya jumlah unit kosong di pusat perbelanjaan tersebut. Berdasarkan analisis Kabayan News, tren positif ini menunjukkan pemulihan sektor ritel di kawasan Edinburgh setelah manajemen mengoptimalkan strategi penyewaan komersial.
Beberapa brand ternama bergabung sebagai penghuni baru, meliputi peritel asal Denmark Søstrene Grene di eks lokasi Gap, merek kecantikan Rituals, perhiasan Nomination, serta Black Sheep Coffee menempati unit kosong tepat di seberang Morrisons. Masuknya brand tersebut memperkuat daya tarik pusat perbelanjaan di tengah persaingan ketat industri ritel modern.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKehadiran tenant baru melengkapi jajaran merek mapan lain bergabung dalam setahun terakhir, seperti The Entertainer, Grapetree, dan Lovisa, sementara Boots, Starbucks, serta Pandora memperpanjang kontrak sewa mereka. Sebagaimana dilaporkan dari laporan NewRiver, tingkat kunjungan masyarakat menunjukkan tren kenaikan stabil setiap tahun.
Data operasional mencatat kunjungan tahun lalu meningkat 4 persen dibandingkan periode sebelumnya, sementara paruh pertama tahun ini kembali menorehkan pertumbuhan positif sebesar 3,8 persen. Direktur NewRiver Sophie Shannon menyatakan bahwa kehadiran merek baru memperkuat posisi Gyle sebagai salah satu destinasi belanja utama di Edinburgh.
"Dengan merek baru bergabung dalam jajaran kuat, peningkatan kunjungan, serta komitmen berkelanjutan dari penyewa eksisting, Gyle memperkuat posisinya sebagai destinasi ritel terkemuka di Edinburgh," ujar Sophie Shannon dikutip dari laporan Daily Business.