Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Harga Motherboard PC Siap Melonjak,...
EKONOMI

Harga Motherboard PC Siap Melonjak, Dampak Kenaikan Biaya Produksi

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 6 Agustus 2026
Ilustrasi komponen motherboard PC yang terancam mengalami kenaikan harga

Ilustrasi komponen motherboard PC yang terancam mengalami kenaikan harga

Harga motherboard PC diprediksi bakal mengalami lonjakan signifikan dalam waktu dekat akibat kenaikan biaya material yang melanda industri perangkat keras global. Berdasarkan laporan dari forum asal Tiongkok, Boards Channels, para produsen motherboard asal Taiwan seperti ASUS, Gigabyte, dan MSI disebut berencana menaikkan harga jual kepada konsumen menyusul lonjakan biaya komponen hingga 50 persen.

Isu kenaikan harga ini langsung menyebar luas dan menjadi perbincangan hangat di kalangan komunitas gamer serta forum teknologi internasional. Para pengamat industri hardware menilai potensi kenaikan harga motherboard sangat masuk akal di tengah situasi pasar yang sedang tidak stabil, terutama setelah para pengguna komputer sebelumnya dihadapkan pada lonjakan harga RAM, hard drive, dan SSD akibat tingginya permintaan pusat data kecerdasan buatan.

CEO Thomas Instrumentation Inc, Cassandra Cummings menjelaskan bahwa pembuatan motherboard sangat bergantung pada ketersediaan komponen seperti chip memori dan tembaga murni. Menurutnya, lonjakan permintaan dari sektor pusat data AI serta gangguan rantai pasok global akibat konflik di kawasan Timur Tengah turut memicu kelangkaan bahan kimia penting yang berdampak langsung pada biaya produksi komponen elektronik.

"Anda tidak bisa membuat motherboard PC tanpa chip memori atau tembaga, sehingga harga dasarnya akan mengikuti apa yang terjadi di pasar tersebut," ungkap Cummings. Ia menambahkan bahwa kerusakan pabrik serta hambatan pada jalur logistik pengiriman internasional semakin memperparah lonjakan biaya di industri manufaktur saat ini.

Senada dengan hal tersebut, Senior Director di Quandary Peak Research, Joshua Goshorn mengonfirmasi bahwa laporan mengenai potensi kenaikan harga tersebut sangat kredibel. Tingginya permintaan umum terhadap PCB atau printed circuit boards membuat biaya produksi dari pabrikan besar seperti MSI dan ASUS sulit dihindari, meskipun dampaknya diprediksi tidak setinggi lonjakan harga RAM sebelumnya.

Sementara itu, CEO Maingear William Santos menyarankan para gamer dan enthusiast yang berencana merakit atau meningkatkan spesifikasi komputer agar segera mengambil keputusan. Menurut analisis awak media, menunda pembelian di tengah tren kenaikan biaya komponen komputer justru berisiko membuat konsumen harus merogoh kocek lebih dalam.

Topics
motherboard pc hardware asus gigabyte msi teknologi komputer ekonomi
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.