Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Kemenkeu Pasang Target Tinggi, Pasar...
EKONOMI

Kemenkeu Pasang Target Tinggi, Pasar Modal Wajib Biayai 91 Persen Investasi RI

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 10 Agustus 2026
Gedung Bursa Efek Indonesia lokasi peluncuran ETF emas dan peringatan pasar modal

Gedung Bursa Efek Indonesia lokasi peluncuran ETF emas dan peringatan pasar modal

Kementerian Keuangan mematok target agar pasar modal menopang 91 persen dari total kebutuhan investasi Indonesia pada 2027 demi mengakselerasi pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan anggaran negara tidak pernah cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan infrastruktur, energi, pendidikan, hingga hilirisasi industri secara mandiri.

"APBN saja itu tidak pernah cukup untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan kita. Kebutuhan infrastruktur, kebutuhan energi, pendidikan yang sekarang ini sedang digalakkan, kualitas SDM, hingga hilirisasi, membutuhkan skala pembiayaan yang jauh melampaui kemampuan dari fiskal kita," ujar Juda di Gedung Bursa Efek Indonesia Jakarta Selatan, Senin (10/8).

Berdasarkan APBN 2027, total kebutuhan investasi Indonesia diperkirakan mencapai Rp8.705 triliun, sedangkan anggaran negara hanya mampu mencakup sekitar Rp459 triliun atau setara 5 persen.

Sebesar Rp330 triliun akan ditutupi oleh peran Badan Usaha Milik Negara termasuk Danantara, sementara sisa masif sebesar Rp7.973 triliun harus bersumber dari sektor swasta dan pasar modal.

Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa ketergantungan pada pembiayaan nonfiskal menjadi keharusan strategis agar pertumbuhan ekonomi nasional tidak terhambat ruang fiskal yang terbatas.

Pemerintah terus mendorong pasar modal menjadi lebih dalam, likuid, serta kredibel melalui perluasan basis investor dan diversifikasi instrumen seperti peluncuran Exchange Traded Fund emas.

Juda menekankan pentingnya menjaga integritas dan kepercayaan publik dalam setiap inovasi produk keuangan agar pasar domestik mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

Topics
kemenkeu pasar modal investasi apbn juda agung bei etf emas ekonomi
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.