Terik matahari di Jalan Lingkar Tanjungpura, Kelurahan Nagasari, Karawang Barat, mendadak terasa lebih bersahabat bagi puluhan pengemudi ojek daring pada Rabu siang. Di tengah penatnya mencari orderan, mereka berkumpul di sebuah warung sederhana yang menyajikan makanan secara cuma-cuma. Berdasarkan laporan media, fasilitas tersebut merupakan inisiatif humanis dari Polresta Karawang untuk meringankan beban para pekerja jalanan.
Bagi Andri, seorang pengemudi ojol asal Telukjambe Timur, undangan mendadak dari pihak kepolisian ini membawa kebahagiaan tersendiri. Ia tidak menyangka bahwa kedatangannya ke lokasi tersebut berbuah sajian prasmanan lezat yang bisa dinikmati tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Mengutip keterangannya, program ini benar-benar menjadi kejutan manis di tengah rutinitas harian yang melelahkan.
Andri menuturkan bahwa kehadiran warung gratis ini sangat membantu kondisi keuangannya yang kerap pas-pas an. Dalam sehari, ia biasanya harus menyisihkan sekitar Rp30 ribu untuk kebutuhan makan dan ngopi di luar bensin. Dengan adanya fasilitas gratis ini, ia bisa menghemat pengeluaran harian dan membawa pulang uang lebih banyak untuk keluarga di rumah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKalkulasi sederhana yang dibagikan Andri menunjukkan betapa tipisnya margin keuntungan seorang pengemudi ojol di tengah jalanan Karawang. Dari pendapatan kotor sekitar Rp200 ribu per hari, ia harus memotong biaya operasional bensin dan makan. Oleh karena itu, pemangkasan biaya makan siang melalui warung kepolisian ini dinilai sangat berdampak signifikan bagi kelangsungan dapur mereka.
Sementara itu, Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto menjelaskan bahwa program Warung Ojol ini sengaja dihadirkan sebagai bentuk kepedulian nyata aparat penegak hukum. Pihaknya ingin merangkul para pekerja sektor informal yang setiap hari berjibaku di jalanan sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat. Sebagaimana diwartakan, warung ini rutin dibuka dua kali dalam sepekan pada hari Rabu dan Jumat.
Dalam setiap jadwal operasionalnya, pihak kepolisian menyiapkan sedikitnya 100 porsi makanan siap santap bagi siapa saja pengemudi ojol yang melintas. Kombes Pol Mario berharap fasilitas sederhana ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh komunitas ojol di Karawang. Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa kehadiran institusi kepolisian senantiasa berdampak langsung dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.