Quantitative easing merupakan tindakan kebijakan moneter ketika bank sentral membeli sejumlah obligasi pemerintah atau aset keuangan lain guna menstimulasi aktivitas ekonomi secara artifisial. Pendekatan ini mulai diterapkan secara luas oleh Bank of Japan dan Federal Reserve untuk mengatasi resesi ketika tingkat suku bunga berada sangat rendah.
Menurut pengamatan Kabayan News, mekanisme pelonggaran kuantitatif dijalankan saat instrumen suku bunga konvensional sudah tidak efektif karena berada di dekat level nol. Bank sentral kemudian menambah pasokan uang beredar dengan membeli aset berisiko atau berjangka panjang dari lembaga keuangan komersial.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDari analisis Kabayan News, penerapan kebijakan tersebut bertujuan menjaga likuiditas pasar serta mendorong penyaluran kredit perbankan meskipun menuai perdebatan terkait risiko inflasi jangka panjang. Sejumlah negara besar seperti Amerika Serikat, Inggris, dan kawasan Eropa telah memanfaatkan strategi ini untuk meredam dampak krisis finansial global.