Pakistan Goods Transporters melancarkan aksi mogok nasional mulai Sabtu, 8 Agustus 2026 guna memprotes lonjakan harga bahan bakar minyak serta tingginya beban pajak di sektor transportasi. Keputusan mogok massal ini diambil setelah asosiasi pengemudi dan pengusaha angkutan barang merasa terhimpit oleh kebijakan ekonomi pemerintah setempat.
Presiden Goods Alliance, Malik Shehzad Awan mengonfirmasi bahwa seluruh armada truk dan angkutan barang menghentikan operasional di berbagai wilayah. "Transportasi akan tetap lumpuh total jika pemerintah tidak serius menyikapi tuntutan kami dan merumuskan kebijakan yang berpihak pada sektor logistik," ujarnya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeAksi mogok nasional ini dipicu kegagalan pertemuan sebelumnya antara pihak asosiasi dan pemerintah dalam mencapai kata sepakat. Para pengusaha angkutan menuntut pemerintah segera menstabilkan harga bensin serta menghapus kebijakan pajak sebesar 7 persen bagi industri transportasi yang dinilai memberatkan keberlangsungan bisnis.
Berdasarkan laporan redaksi, tekanan finansial akibat kenaikan harga solar harian membuat para pengusaha kesulitan mempertahankan operasional armada mereka. Dampak aksi mogok tersebut berpotensi mengganggu rantai pasok logistik secara nasional apabila negosiasi lanjutan pada Senin mendatang gagal menemui jalan keluar.