Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik atau Asia-Pacific Economic Cooperation merupakan forum ekonomi beranggotakan 21 negara di Lingkar Pasifik yang bertujuan mengukuhkan pertumbuhan ekonomi, mempererat komunitas, serta mendorong perdagangan bebas di kawasan Asia-Pasifik.
Didirikan pada tahun 1989 sebagai respons terhadap pertumbuhan interdependensi ekonomi regional dan kemunculan blok perdagangan global lain, organisasi bermarkas di Singapura ini diakui sebagai forum multilateral tertua dan tingkat tertinggi di kawasan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePertemuan Pemimpin Ekonomi tahunan APEC dihadiri kepala pemerintahan dari seluruh negara anggota kecuali Taiwan yang diwakili pejabat level menteri dengan sebutan Tionghoa Taipei.
Lokasi pertemuan tahunan tersebut dirotasi secara berkala di antara negara anggota, di mana para kepala pemerintahan yang hadir secara tradisi mengenakan pakaian tradisional negara tuan rumah.
Sejarah Pembentukan dan Deklarasi Bogor
Gagasan pembentukan APEC bermula dari usulan Perdana Menteri Australia Bob Hawke pada Januari 1989, yang berujung pada pertemuan pertama di Canberra diketuai oleh Menteri Luar Negeri Australia Gareth Evans.
Pertemuan penting berikutnya terjadi pada tahun 1993 di Pulau Blake saat Presiden Amerika Serikat Bill Clinton mengundang para kepala pemerintahan guna melanjutkan negosiasi perdagangan yang sempat terhambat.
Selanjutnya pada tahun 1994, para pemimpin APEC mengadopsi Deklarasi Bogor dalam KTT di Bogor, Indonesia, yang bertujuan menurunkan bea cuka secara bertahap bagi negara maju dan berkembang.
Badan penasihat bisnis bernama APEC Business Advisory Council turut didirikan pada tahun 1995 guna melibatkan eksekutif bisnis dari masing-masing negara anggota dalam perumusan kebijakan ekonomi.