Ernesto Pellegrini merupakan tokoh bisnis asal Italia yang memiliki kiprah panjang dalam industri katering serta sepak bola. Lahir pada 14 Desember 1940, ia dikenal luas sebagai pemilik Inter Milan selama lebih dari satu dekade, tepatnya dari tahun 1984 hingga 1995, sebelum akhirnya wafat pada 31 Mei 2025 di usia 84 tahun.
Perjalanan karier Pellegrini bermula dari latar belakang sederhana sebagai putra seorang petani. Pada awal 1960-an, ia memulai pekerjaan sebagai akuntan di perusahaan manufaktur sepeda Bianchi dengan upah 50 ribu lira per bulan. Berkat dedikasi tinggi, ia mendapatkan promosi dan kesempatan mengelola kantin perusahaan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengalaman mengelola kantin tersebut menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Pada tahun 1965, ia mendirikan Organizzazione Mense Pellegrini, sebuah bisnis katering yang tumbuh pesat seiring dengan fenomena keajaiban ekonomi Italia. Bisnis tersebut kemudian berkembang menjadi Pellegrini S.p.A pada tahun 1975.
Perusahaan tersebut terus berekspansi menawarkan berbagai layanan seperti voucer makan, katering korporat, kesehatan, sekolah, hingga layanan kebersihan industri. Pada tahun 2019, Pellegrini S.p.A mencatatkan keuntungan sebesar 600 juta euro dan mempekerjakan sekitar 6.500 karyawan.
Masa Emas Inter Milan di Bawah Kepemimpinan Pellegrini
Kiprah Ernesto Pellegrini di dunia sepak bola dimulai saat ia mengirimkan surat kepada ketua Inter Milan, Ivanoe Fraizzoli, pada tahun 1979. Ia menyatakan keinginan berkontribusi secara finansial untuk klub, yang membawanya menjadi anggota dewan direksi sebelum akhirnya resmi membeli klub tersebut pada tahun 1984.
Selama masa kepemilikannya, Inter Milan menjadi kekuatan dominan di kancah domestik maupun Eropa. Pellegrini mendatangkan sederet pemain bintang dunia, termasuk Karl-Heinz Rummenigge, Lothar Matthäus, Jürgen Klinsmann, dan Andreas Brehme untuk memperkuat skuad Nerazzurri.
Strategi transfer tersebut membuahkan hasil nyata berupa raihan gelar juara Serie A musim 1988-1989 yang memecahkan rekor poin saat itu. Selain gelar domestik, Inter Milan juga sukses mengoleksi dua trofi UEFA Cup dan satu gelar Supercoppa Italiana di bawah naungannya.
Atas kontribusi besar bagi perkembangan olahraga di negaranya, Pellegrini menerima pengakuan bergengsi. Ia masuk dalam Inter Milan Hall of Fame pada tahun 2020 dan dilantik ke dalam Italian Football Hall of Fame pada tahun 2022 sebagai bentuk penghormatan atas dedikasinya di dunia sepak bola.