Armando Picchi dikenal sebagai salah satu pemain belakang paling ikonik dalam sejarah sepak bola Italia yang lahir di Livorno pada 20 Juni 1935. Sepanjang karier profesionalnya, ia mengukir sejarah emas bersama Inter Milan dan menjadi kapten tim yang disegani pada era kejayaan Grande Inter.
Perjalanan karier Picchi bermula saat ia memperkuat klub kota kelahirannya, Livorno, sebelum pindah ke SPAL pada tahun 1959. Puncak kariernya tercapai ketika ia bergabung dengan Inter Milan dan bertransformasi menjadi pilar lini pertahanan yang sangat solid.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePelatih legendaris Inter Milan, Helenio Herrera, melakukan eksperimen taktik pada musim 1961-1962 dengan menempatkan Picchi sebagai seorang libero. Posisi baru tersebut sukses besar dan mengantarkannya menjadi figur sentral dalam mengorganisasi lini belakang tim berkat kecerdasan taktik serta jiwa kepemimpinannya.
Di bawah kepemimpinannya sebagai kapten menggantikan Bruno Bolchi, Inter Milan merajai kancah domestik maupun internasional dengan merengkuh tiga gelar scudetti, dua trofi European Champions Cup, serta dua Piala Interkontinental sepanjang dekade 1960-an.
Karier Internasional dan Akhir Hayat Sang Legenda Inter
Karier internasional Picchi bersama tim nasional Italia dimulai pada November 1964 dalam kemenangan telak atas Finlandia. Meskipun menjadi pemain kunci di level klub, ia sempat menghadapi kendala taktis di timnas sehingga tidak dibawa ke Piala Dunia 1966 di Inggris.
Ia kembali menjadi andalan Azzurri di bawah arahan pelatih Ferruccio Valcareggi pada kualifikasi Euro 1968 sebelum mengalami cedera patah tulang panggul saat melawan Bulgaria pada April 1968. Cedera parah tersebut sekaligus menutup catatan penampilannya di level internasional dengan total 12 caps.
Setelah gantung sepatu pada tahun 1969, Picchi beralih profesi menjadi pelatih dengan menukangi Varese, Livorno, hingga Juventus. Namun, karier manajerialnya harus berhenti pada Februari 1971 akibat penyakit kanker yang dideritanya.
Picchi meninggal dunia pada 27 May 1971 di usia 35 tahun akibat tumor di bagian tulangnya. Sebagai bentuk penghormatan atas jasanya, nama Armando Picchi diabadikan sebagai nama stadion kebanggaan klub Livorno.