Kabayan News Kabayan News
/home / ekonomi / Profil Wynne Godley, Ekonom Inggris...
EKONOMI

Profil Wynne Godley, Ekonom Inggris Peramal Krisis 2008

By Bambang Prasetyo • 2 min read • 26 September 1926
Ilustrasi profil ekonom Wynne Godley peramal krisis keuangan 2008

Ilustrasi profil ekonom Wynne Godley peramal krisis keuangan 2008

Profil Wynne Godley mencatat perjalanan hidup ekonom asal Inggris lahir di London pada 26 September 1926 dari pasangan Hugh Godley dan Elizabeth Usborn. Semasa muda, dia menempuh pendidikan di Sandroyd School, Rugby School, serta mendalami politik, filsafat, dan ekonomi di New College, Oxford. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, latar belakang pendidikannya membentuk dasar kuat dalam memahami kompleksitas kebijakan makroekonomi modern.

Sebelum menekuni dunia ekonomi secara penuh, Godley sempat merintis karier sebagai musisi profesional dengan belajar di Paris Conservatoire dan menjabat sebagai pemain oboe utama di BBC Welsh Orchestra. Namun rasa gugup ketika tampil di depan publik mendorong dirinya meninggalkan profesi tersebut. Kendati demikian, minat terhadap seni tetap tinggi hingga sempat menjabat sebagai direktur Royal Opera pada rentang waktu 1976 hingga 1987. Pada 1955, dia menikah dengan Kitty Epstein, putri pematung Jacob Epstein.

Transisi karier terjadi ketika dia bergabung sebagai ekonom di perusahaan Metal Box sebelum bekerja di Treasury dari 1956 hingga 1970 untuk menangani isu kebijakan makroekonomi. Selama bertugas di sana, dia bertemu Nicholas Kaldor yang membujuknya pindah ke Cambridge University sebagai peneliti di King's College. Dari analisis Kabayan News, pengalaman di pemerintahan dan akademisi mengasah kemampuan prediktifnya terhadap berbagai gejolak ekonomi, termasuk peringatan dini mengenai lonjakan angka pengangguran.

Kontribusi terbesar dalam ilmu ekonomi tampak pada pengembangan model Stock-Flow Consistent bersama Marc Lavoie yang berhasil memproyeksikan krisis keuangan 2008 jauh hari sebelumnya. Sebagaimana dilaporkan dalam berbagai literatur ekonomi, kerangka analisis neraca keuangan sektoral miliknya mendapat pengakuan luas dari pengamat internasional seperti Martin Wolf. Pemikiran tersebut membuktikan ketajaman analisis struktural dalam membaca ketidakseimbangan global.

Memasuki tahun 1995, Godley bergabung dengan Levy Economics Institute di Bard College, New York State, guna memfokuskan riset pada prospek strategis ekonomi Amerika Serikat dan dunia. Kontribusi pemikirannya terus dikenang hingga akhir hayat pada 13 Mei 2010 sebagai warisan intelektual berharga dalam dunia makroekonomi global.

Topics
wynne godley ekonom krisis 2008 model stock flow consistent ekonomi inggris levy economics institute profil
Jurnalis Politik & Ekonomi Senior

Bambang telah menghabiskan dua dekade terakhir meliput dunia politik dan ekonomi Indonesia. Dari gedung DPR hingga Istana Negara, ia telah menyaksikan dan melaporkan peristiwa-peristiwa penting yang membentuk negeri ini. Tulisannya tajam, mendalam, dan selalu mengedepankan fakta serta analisis yang jernih bagi pembaca Kabayan News.