Studi ilmiah terbaru dari Heriot-Watt University berhasil mengungkap alasan rasa mangga pada whisky sering dirasakan oleh para penikmat minuman beralkohol. Peneliti menemukan senyawa kimia spesifik yang memicu kemunculan aroma buah tropis tersebut.
Banyak penikmat scotch single malt atau whisky Irlandia kerap mendapati sensasi rasa buah tropis seperti mangga. Aroma buah seperti pisang atau apel selama ini dikaitkan dengan ester dari proses fermentasi, namun asal-usul rasa mangga baru terungkap lewat penelitian mutakhir ini.
Penelitian yang melibatkan kerja sama dengan perusahaan minuman Jepang Kirin tersebut dipimpin oleh mahasiswa PhD Takehiko Hiura. Analisis terhadap 14 sampel whisky Skotlandia dan Irlandia menunjukkan bahwa kandungan aldehida dan asetal berperan besar memperkuat catatan buah tropis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSampel whisky dengan konsentrasi tinggi dari senyawa isobutyraldehyde, isovaleraldehyde, dan isovaleraldehyde diethyl acetal terbukti menghasilkan aroma mangga yang sangat kuat. Proses penambahan senyawa tersebut dapat meningkatkan karakteristik rasa buah secara spesifik.
Peluang Baru Industri Whisky Kontrol Rasa Alami
Pihak Heriot-Watt University menyatakan bahwa temuan ini memberikan instrumen baru bagi produsen minuman dalam meracik profil rasa. Distilasi dapat mengatur aroma mangga tanpa harus melibatkan zat aditif buatan.
Aturan hukum yang ketat pada scotch whisky melarang penggunaan bahan tambahan buatan untuk menciptakan rasa. Oleh karena itu, pemanfaatan senyawa volatil alami dalam proses produksi menjadi solusi ideal bagi pabrik penyulingan.
Para peneliti menyimpulkan bahwa mekanisme kontrol untuk senyawa volatil tersebut sudah tersedia dalam praktik industri umum. Produsen kini memiliki keleluasaan untuk menaikkan atau menurunkan intensitas aroma mangga sesuai kebutuhan pasar.
Perkembangan teknologi penyulingan ini membuka peluang hadirnya varian whisky dengan karakter buah tropis yang lebih kuat di masa mendatang. Industri minuman keras siap mengoptimalkan temuan ilmiah ini untuk memikat para konsumen.