Profil Lengkap Abba P. Lerner Tokoh Ekonomi Pasca-Keynesian
Abba P. Lerner lahir dengan nama Abraham Ptachya Lerner di Novoselytsia, Bukovina, yang saat itu merupakan bagian dari Kekaisaran Austro-Hongaria. Ia tumbuh dalam keluarga Yahudi Ashkenazi yang kemudian beremigrasi ke Inggris ketika usianya baru menginjak tiga tahun. Masa kecil hingga remaja dihabiskannya di kawasan East End, London, sembari bekerja di berbagai bidang untuk bertahan hidup.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePerjalanan akademis Lerner dimulai pada tahun 1929 ketika ia masuk ke London School of Economics dan belajar di bawah bimbingan Friedrich Hayek. Pengalaman intelektualnya semakin diperkaya melalui interaksinya dengan tokoh-tokoh besar ekonomi dunia seperti John Maynard Keynes di Cambridge. Sepanjang hidupnya, ia mendedikasikan diri untuk mengembangkan teori-teori ekonomi yang berdampak luas.
Lerner dikenal sebagai seorang akademisi yang dinamis karena mengajar di hampir belasan universitas dan menerima puluhan penunjukan sebagai profesor tamu. Ia baru mendapatkan posisi profesor tetap di University of California, Berkeley pada usia 62 tahun sebelum akhirnya pensiun. Dedikasinya terhadap dunia pendidikan ekonomi tidak pernah surut hingga akhir hayatnya.
Meskipun tidak pernah meraih Nobel Memorial Prize in Economic Sciences, Lerner tetap diakui sebagai salah satu ekonom terhebat di eranya. Kontribusi pemikirannya terus dikenang dan dipelajari oleh para akademisi serta praktisi ekonomi di seluruh penjuru dunia hingga saat ini.
Kehidupan Awal dan Pendidikan
Lahir di Novoselytsia pada tanggal 28 Oktober 1903, Lerner menghabiskan tahun-tahun awal kehidupannya di tengah dinamika perubahan politik Eropa. Kepindahan keluarganya ke London membawa angin baru bagi masa depannya di tengah komunitas imigran Yahudi. Sejak usia enam belas tahun, ia harus bekerja sebagai seorang masinis, guru di sekolahIbrani, hingga wirausahawan mandiri.
Semangat belajarnya yang tinggi mengantarkannya masuk ke London School of Economics pada tahun 1929. Di institusi bergengsi tersebut, ia menyerap ilmu langsung dari ekonom mazhab Austria terkenal, Friedrich Hayek. Pengaruh pemikiran klasik dan liberal awal membentuk dasar intelektual yang kuat bagi perkembangan kariernya.