Christian Pulisic kembali mengikuti sesi latihan bersama AC Milan pada Selasa, 18 Agustus 2026, setelah absen sepanjang masa pramusim akibat mengalami cedera serius. Penyerang berusia 27 tahun tersebut mengambil bagian dalam porsi awal latihan tim guna memulihkan kebugarannya menjelang pertandingan pembuka Serie A melawan Torino pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Sebelumnya, pemain timnas Amerika Serikat itu harus menepi dari lapangan hijau usai menderita memar tulang serta mikrofraktur pada tibia dan fibula kaki kanannya. Cedera tersebut didapat saat ia berjuang membela negaranya dalam kekalahan 1-4 melawan Belgia pada babak 16 besar ajang Piala Dunia 2026 di Seattle.
Pulisic sempat mencoba memaksakan diri melanjutkan pertandingan pada babak kedua meskipun kesakitan sebelum akhirnya ditarik keluar lapangan. Selepas laga, ia mengungkapkan bahwa dirinya mengalami puntiran parah pada bagian lutut dan pergelangan kaki dalam satu insiden perebutan bola.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKini, penyerang sayap tersebut bertekad bangkit dan melupakan performa minornya pada paruh kedua musim lalu ketika gagal mencetak satu pun gol sejak pergantian tahun 2026. Kehadirannya di tempat latihan memberikan angin segar bagi pelatih dan pendukung AC Milan yang menantikan ketajaman sang pemain di lini depan.
Pulisic Bertekad Lupakan Kekecewaan di Piala Dunia 2026
Pengalaman pahit di Piala Dunia 2026 membuat Christian Pulisic merasa sangat kecewa setelah gagal membawa Amerika Serikat melangkah lebih jauh dari babak 16 besar. Sepanjang turnamen bergengsi di kandang sendiri tersebut, ia harus berjuang mengatasi cedera betis sebelum akhirnya kembali dihantam cedera parah saat menghadapi timnas Belgia.
Pemain bernomor punggung andalan ini hanya mampu mencatatkan satu assist dari empat penampilan tanpa sekalipun mencetak gol selama turnamen berlangsung. Kondisi fisik yang tidak optimal membuatnya kesulitan memberikan dampak maksimal bagi skuad asuhan Mauricio Pochettino di hadapan pendukung sendiri.
"Dengan cedera yang datang silih berganti, situasinya sungguh menyebalkan dan sangat sulit untuk saya tangani," ujar Pulisic mengungkapkan kekecewaannya usai tersingkir dari turnamen.
Meski demikian, Pulisic memilih untuk segera move on dan mengalihkan seluruh fokusnya untuk membantu AC Milan meraih hasil terbaik pada musim kompetisi 2026-2027. Ia bertekad membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu penyerang top dunia setelah kembali pulih sepenuhnya dari cedera panjang yang membekapnya.