Donald Trump memberikan pembelaan keras terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino di tengah gelombang kecaman tajam terkait kontroversi rencana penjualan saham turnamen sepak bola dunia. Melalui platform media sosial miliknya pada Senin malam, ia memperingatkan seluruh federasi sepak bola agar tidak mengambil langkah gegabah menggantikan kepemimpinan petinggi asal Swiss tersebut.
Dalam pernyataan resminya, ia menilai bahwa organisasi sepak bola internasional tidak akan pernah mencapai level kesuksesan maupun keuntungan finansial serupa tanpa kehadiran sosok Infantino. "FIFA akan membuat kesalahan fatal apabila mereka bahkan mempertimbangkan menggantikan Presiden Gianni Infantino untuk alasan apa pun," tulisnya dalam unggahan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeGelombang penolakan sebelumnya datang dari konfederasi sepak bola Eropa, Amerika Utara, serta Asia yang melayangkan surat terbuka berisi kritik keras atas proposal komersial kontroversial. Berdasarkan laporan ESPN, sejumlah institusi besar termasuk UEFA, Concacaf, dan AFC menilai langkah penjualan saham komersial turnamen sebagai bentuk pengkhianatan kepercayaan yang mendasar.
Konflik bermula dari rencana pembentukan entitas baru untuk mengelola aspek komersial turnamen dengan melibatkan investor swasta tanpa konsultasi memadai kepada asosiasi anggota. Meskipun Infantino telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, tekanan dari berbagai federasi regional tetap mendesak adanya investigasi independen serta perbaikan tata kelola organisasi secara menyeluruh.
Gianni Infantino sendiri menjabat posisi puncak badan sepak bola dunia tersebut sejak terpilih pada Februari 2016 dan saat ini bersiap menghadapi masa pemilihan ulang. Dukungan terbuka dari tokoh politik terkemuka dunia kini menambah dinamika ketegangan internal di tubuh kepengurusan sepak bola global menjelang akhir masa jabatannya.