Gianni Infantino tidak pernah menghubungi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengamankan posisinya sebagai orang nomor satu di induk sepak bola dunia tersebut. Bantahan ini dirilis resmi oleh otoritas tertinggi sepak bola internasional menyusul maraknya laporan media terkait manuver politik sang presiden.
Tekanan besar kini memang tengah menghantam posisi Gianni Infantino setelah rencana kontroversialnya untuk menjual saham kepemilikan Piala Dunia kepada investor swasta dikecam banyak pihak. Penolakan keras dari UEFA serta berbagai asosiasi anggota memaksa proyek ambisius berbiaya fantastis itu akhirnya dibatalkan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSituasi kian memanas setelah laporan The Times menyebutkan bahwa Infantino sempat berupaya melobi Donald Trump demi mempertahankan kursinya. Kendati demikian, akun media resmi FIFA langsung meluruskan kabar tersebut dan menyebut seluruh narasi kontak politik itu sebagai berita fiksi.
Badan sepak bola dunia tersebut menegaskan bahwa tidak ada komunikasi apapun antara sang presiden dengan pihak pemerintah Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, internal FIFA sendiri tengah bergejolak menyusul surat terbuka dari Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom yang mengkritik keras insiden tersebut.
paragraph 1
paragraph 2
paragraph 3
paragraph 4