Sebuah kapal kargo dihantam proyektil tak dikenal di Selat Hormuz pada Selasa di tengah ketegangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, insiden penyerangan ini terjadi ketika Presiden Donald Trump bersikeras menyatakan bahwa jalur pelayaran minyak tersebut berpotensi dibuka kembali dalam hitungan jam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDalam keterangannya dari Gedung Putih, Trump menyampaikan optimisme diplomatik sekaligus memberikan ancaman keras kepada pihak pemerintah Iran.
Konflik antara Washington dan Tehran sendiri telah berkecamuk sejak akhir Februari lalu menyusul serangan mendadak yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dan gas dunia terus menjadi episentrum pertempuran akibat perebutan kendali jalur pelayaran.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran dengan tegas membantah adanya negosiasi yang sedang berlangsung dengan pihak Amerika Serikat meskipun Trump mengklaim sebaliknya.
Perundingan yang dimaksudkan oleh Trump berfokus pada pembukaan kembali Selat Hormuz serta upaya denuklirisasi di wilayah Iran.
Sementara itu, badan keamanan maritim Inggris UKMTO melaporkan bahwa sebuah kapal kargo di lepas pantai Oman telah terkena hantaman benda asing.