Harga minyak dunia kembali merangkak naik dan bursa saham global mayoritas terkoreksi pada perdagangan akhir pekan akibat kekhawatiran baru atas situasi geopolitik di Timur Tengah. Berdasarkan laporan awak media, sentimen positif sebelumnya sempat menyelimuti pasar setelah optimisme pembukaan kembali jalur perdagangan penting.
Namun, harapan tersebut mendadak pudar menyusul laporan bahwa Iran berencana melarang kapal-kapal asal Amerika Serikat dan Israel melewati jalur strategis tersebut. Pengamat pasar menilai situasi ini memicu kekhawatiran baru terkait potensi lonjakan inflasi global serta langkah pengetatan suku bunga lanjutan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKontrak utama minyak mentah mencatatkan kenaikan sekitar satu persen pada perdagangan Jumat. Sementara itu, bursa saham utama di berbagai belahan dunia mengalami tekanan jual yang cukup signifikan setelah sempat mencatatkan tren positif pada awal pekan.
Tekanan di bursa saham global turut dipicu oleh kehati-hatian investor menjelang rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat serta laporan inflasi konsumen mendatang. Dari analisis tim redaksi, data ekonomi tersebut akan menjadi penentu utama arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat dalam beberapa waktu ke depan.