Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Harga Minyak Dunia Naik Melonjak,...
INTERNASIONAL

Harga Minyak Dunia Naik Melonjak, Kekhawatiran Selat Hormuz

By Dewi Lestari • 2 min read • 7 Agustus 2026
Ilustrasi kilang minyak dunia dan kapal tanker di jalur pelayaran internasional

Ilustrasi kilang minyak dunia dan kapal tanker di jalur pelayaran internasional

Harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan akhir pekan akibat kekhawatiran pasar mengenai situasi keamanan di jalur vital Selat Hormuz. Lonjakan tersebut terjadi seiring langkah Iran dan Oman mempertimbangkan pembatasan terhadap kapal-kapal asing yang melintas di wilayah strategis tersebut.

Berdasarkan data perdagangan komoditas, kontrak berjangka minyak mentah Brent melonjak hingga menyentuh level 83,48 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate atau WTI turut menguat hingga berada pada posisi 78,84 dolar AS per barel.

Berdasarkan analisis awak media, keraguan pelaku pasar terhadap normalisasi lalu lintas kapal tanker terus meningkat di tengah bayang-bayang sanksi internasional. Situasi semakin memanas setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim tanggung jawab atas serangkaian serangan rudal dan drone yang menyasar posisi militer Arab Saudi.

Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah selalu memberikan dampak langsung terhadap volatilitas harga energi global. Sentimen negatif ini mendominasi bursa komoditas internasional dan membuat para investor meningkatkan kewaspadaan tinggi.

Topics
harga minyak selat hormuz brent crude wti futures komoditas geopolitik timur tengah pasar energi
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.