Harga minyak dunia mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan akhir pekan akibat kekhawatiran pasar mengenai situasi keamanan di jalur vital Selat Hormuz. Lonjakan tersebut terjadi seiring langkah Iran dan Oman mempertimbangkan pembatasan terhadap kapal-kapal asing yang melintas di wilayah strategis tersebut.
Berdasarkan data perdagangan komoditas, kontrak berjangka minyak mentah Brent melonjak hingga menyentuh level 83,48 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate atau WTI turut menguat hingga berada pada posisi 78,84 dolar AS per barel.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis awak media, keraguan pelaku pasar terhadap normalisasi lalu lintas kapal tanker terus meningkat di tengah bayang-bayang sanksi internasional. Situasi semakin memanas setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim tanggung jawab atas serangkaian serangan rudal dan drone yang menyasar posisi militer Arab Saudi.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah selalu memberikan dampak langsung terhadap volatilitas harga energi global. Sentimen negatif ini mendominasi bursa komoditas internasional dan membuat para investor meningkatkan kewaspadaan tinggi.