Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Inovasi Stella Juva, Ambulans...
INTERNASIONAL

Inovasi Stella Juva, Ambulans Bertenaga Surya Pertama di Dunia

By Redaksi Kabayan News 2 min read 20 Agustus 2026
Stella Juva menjadi ambulans bertenaga surya pertama di dunia untuk daerah terpencil

Stella Juva menjadi ambulans bertenaga surya pertama di dunia untuk daerah terpencil

Solar Team Eindhoven memperkenalkan Stella Juva sebagai ambulans bertenaga surya pertama di dunia yang dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. Kendaraan inovatif ini dikembangkan oleh 23 mahasiswa Eindhoven University of Technology untuk mengatasi masalah akses layanan kesehatan di daerah tanpa listrik yang memadai.

"Kendaraan ini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi pasien, tetapi juga bertindak sebagai klinik medis berjalan yang dapat menghasilkan listrik mandiri dari tenaga surya," ujar perwakilan tim pengembang dalam laporan terkait teknologi kendaraan ramah lingkungan tersebut.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1 miliar penduduk dunia bergantung pada fasilitas kesehatan dengan pasokan listrik yang tidak andal. Kehadiran Stella Juva diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut dengan membawa peralatan medis lengkap beserta sumber energi surya ke lokasi yang sulit dijangkau.

Atap kendaraan ini ditutupi oleh sel surya efisiensi tinggi buatan AIKO yang menggunakan teknologi All Back Contact. Desain tersebut memaksimalkan penyerapan cahaya matahari karena kontak listrik dipindahkan ke bagian belakang sel surya.

Uji Coba Lapangan Stella Juva di Kenya

Pengujian performa di dunia nyata menjadi langkah penting berikutnya bagi tim pengembang sebelum kendaraan ini diadopsi secara luas. Solar Team Eindhoven membawa Stella Juva ke Kenya pada Agustus 2026 untuk menjalani uji coba lapangan bersama organisasi Amref Health Africa.

"Kami ingin melihat bagaimana kendaraan ini beroperasi setelah melalui perjalanan panjang di medan berat dan digunakan untuk berbagai skenario medis," ungkap salah satu anggota tim mahasiswa terkait agenda pengujian tersebut.

Kendaraan seberat 1.350 kilogram ini dibekali baterai lithium 50 kWh serta kabin medis terkontrol iklim yang mampu mendukung pemeriksaan tuberkulosis, tes malaria, hingga penyimpanan vaksin. Sistem kelistrikan di dalam kabin juga diprioritaskan agar pasokan daya untuk alat medis tetap aman.

Meskipun saat ini masih berupa prototipe riset universitas dan belum diproduksi secara massal, proyek ini diharapkan mampu menginspirasi produsen otomotif besar. Teknologi yang diuji pada Stella Juva berpotensi diaplikasikan lebih luas guna memperluas akses layanan kesehatan off-grid di masa depan.

Topics
stella juva solar team eindhoven ambulans surya teknologi kesehatan inovasi belanda kenya
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.