Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Kebijakan Deregulasi Donald Trump...
INTERNASIONAL

Kebijakan Deregulasi Donald Trump Ancam Stabilitas Keuangan Global

By Asep Firdaus 2 min read 31 Agustus 2026
Kebijakan deregulasi Donald Trump dinilai memicu ancaman krisis keuangan baru di Amerika Serikat

Kebijakan deregulasi Donald Trump dinilai memicu ancaman krisis keuangan baru di Amerika Serikat

Mengutip laporan media NRC, sejarah mencatat bahwa Amerika Serikat telah mengalami tiga ancaman besar pada sistem keuangannya sejak Perang Dunia Kedua, yang masing-masing dipicu oleh periode deregulasi dan pengawasan yang longgar. Sebagaimana diwartakan, krisis tabungan dan pinjaman pada 1980-an, krisis keuangan global 2007 hingga 2009, serta kegagalan bank regional pada 2023 terjadi akibat diabaikannya pelajaran masa lalu setelah masa stabilitas relatif. Berdasarkan laporan tersebut, para pengamat menilai potensi krisis keempat kini semakin nyata di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Pemerintahan Donald Trump dinilai tidak hanya mengabaikan pelajaran sejarah, tetapi juga memperburuk keadaan dengan mempolitisasi regulasi melalui perintah eksekutif serta pemangkasan tenaga kerja secara besar-besaran di berbagai lembaga regulator keuangan federal. Berdasarkan laporan NRC, Departemen Keuangan AS di bawah kepemimpinan Donald Trump berargumen bahwa regulasi itu sendiri dapat mengancam stabilitas keuangan. Argumen tersebut dinilai sangat berbahaya di tengah pasar ekuitas yang sedang booming dan kondisi kredit yang melemah, di mana pengamanan finansial seharusnya menjadi prioritas utama.

Kampanye pelemahan regulasi finansial ini memiliki tiga komponen utama, dimulai dari penundukan regulator independen di bawah kendali politik langsung Gedung Putih melalui Perintah Eksekutif 14215 dan keputusan Mahkamah Agung yang memperluas kewenangan presiden. Komponen kedua melibatkan pelemahan lembaga pengawas risiko keuangan melalui pemangkasan staf secara masif, seperti pemangkasan 10 persen pegawai Federal Reserve serta rencana pengurangan staf hingga 90 persen di Consumer Financial Protection Bureau. Berdasarkan laporan, hilangnya kepemimpinan berpengalaman dan memori institusional ini akan sangat merusak sistem keuangan apabila kembali menghadapi tekanan.

Komponen ketiga dari kampanye pemerintahan ini adalah penurunan standar modal bagi bank-bank besar yang paling sistemik, sehingga mengurangi kemampuan mereka untuk bertahan dalam situasi krisis saat siklus ekonomi berbalik. Mengutip analisis NRC, modal adalah fondasi dari stabilitas keuangan yang membuat bank kredibel dan mampu memenuhi kebutuhan pemenuhan ekonomi dalam berbagai kondisi. Apabila agenda deregulasi dan pelemahan lembaga pengawas ini tidak segera dibalikkan, para pengamat memperingatkan bahwa krisis keuangan baru akan meletus dan lembaga-lembaga yang diandalkan akan kekurangan sumber daya untuk mengatasinya.

Topics
donald trump krisis keuangan deregulasi federal reserve perbankan as ekonomi global nrc
Jurnalis Ekonomi & Bisnis

Asep Firdaus adalah jurnalis yang mengkhususkan diri dalam bidang ekonomi dan bisnis. Ia memiliki pemahaman yang baik tentang dinamika pasar, kebijakan ekonomi, dan perkembangan industri, serta mampu menyajikannya dengan bahasa yang jelas dan mudah dicerna.