Slayer merupakan band thrash metal asal Huntington Park, California, Amerika Serikat, yang dibentuk pada tahun 1981 oleh gitaris Kerry King bersama Jeff Hanneman, penabuh drum Dave Lombardo, serta vokalis sekaligus basis Tom Araya. Berdasarkan catatan sejarah musik cadas, gaya bermusik cepat dan agresif mengantarkan kelompok musik ini menjadi salah satu dari empat band besar thrash metal dunia bersama Metallica, Megadeth, dan Anthrax.
Dalam perjalanannya, formasi awal band ini mengandalkan tema lirik kontroversial seperti pembunuh berantai, okultisme, terorisme, hingga perang. Pengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa ciri khas tersebut berhasil melahirkan album legendaris Reign in Blood pada tahun 1986 yang dinilai sebagai salah satu karya musik paling berpengaruh sepanjang sejarah genre thrash metal.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum meraih kesutsesan global, band ini merintis karier dari bawah dengan mendanai album debut mandiri berjudul Show No Mercy pada tahun 1983 lewat tabungan Tom Araya dan pinjaman dana dari ayah Kerry King. Mengutip laporan perkembangan kancah musik rock, popularitas mereka melejit pesat di kancah underground setelah menarik perhatian produser Brian Slagel dari label Metal Blade Records.
Perjalanan karier band ini tidak lepas dari berbagai dinamika internal, termasuk keluarnya Dave Lombardo secara singkat serta sempat bergabungnya Kerry King dengan band besutan Dave Mustaine, Megadeth. Kendati demikian, kelompok musik tersebut tetap konsisten merilis karya monumental hingga meraih penghargaan bergengsi Grammy Award berkat kualitas musikalitas yang mumpuni.
Dari analisis Kabayan News, pengaruh besar Slayer terhadap perkembangan musik metal modern tetap terasa nyata meski grup ini sempat membubarkan diri usai merampungkan tur perpisahan global pada tahun 2019 sebelum akhirnya kembali tampil dalam beberapa acara reuni.