Libertarianisme di Amerika Serikat berkembang sebagai sebuah filosofi politik yang secara konsisten mempromosikan kebebasan individu serta prinsip ekonomi pasar bebas. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, gerakan ini memiliki sejarah panjang yang berakar dari kebangkitan liberalisme klasik setelah era New Deal.
Perkembangan pemikiran ini terbagi ke dalam beberapa tradisi utama, termasuk anarko-kapitalisme yang dipelopori oleh Murray Rothbard pada era 1950-an. Dari analisis Kabayan News, mazhab ini menolak teori nilai kerja dan lebih memilih ekonomi mazhab Austria yang berfokus pada teori nilai subyektif.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain itu, terdapat pula tradisi libertarianisme kanan yang mendominasi lanskap politik Amerika Serikat dibandingkan bentuk kiri-libertarianisme. Aliran kanan ini menekankan kepemilikan pribadi serta hak-hak individu yang dilindungi dari intervensi negara.
Partai Libertarian yang didirikan pada tahun 1971 menjadi wadah politik utama bagi para pengikut paham ini di kancah nasional. Meskipun demikian, para pendukung gerakan tersebut juga tersebar di kalangan Partai Demokrat, Partai Republik, maupun kelompok independen.
Perbedaan makna kata libertarian di Amerika Serikat dibandingkan dunia internasional sering memunculkan perdebatan teoretis. Di tingkat domestik Amerika Serikat, istilah tersebut identik dengan pembatasan peran negara dan dukungan kuat terhadap kapitalisme pasar bebas.