Pasar mobil bekas berkualitas dengan harga terjangkau mengalami pergeseran drastis dengan ketersediaan unit di bawah 20.000 dolar AS yang kini semakin sulit ditemukan oleh konsumen.
Riset komprehensif dari lembaga iSeeCars yang menganalisis lebih dari 11,4 juta transaksi mencatat rata-rata harga kendaraan bekas berusia tiga tahun melonjak hingga 38,2 persen atau bertambah 9.027 dolar AS sejak 2019, sehingga harga rata-ratanya kini mencapai 32.651 dolar AS.
Sebelum pandemi, hampir separuh atau sekitar 49,4 persen dari total mobil bekas berusia tiga tahun dibanderol di bawah 20.000 dolar AS, namun angka tersebut kini merosot tajam menjadi hanya 11,4 persen saja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKondisi ini memaksa para pembeli dengan anggaran terbatas untuk mengalihkan buruan mereka pada kendaraan yang berusia tujuh tahun atau lebih agar bisa mendapatkan harga di bawah 20.000 dolar AS.
Lonjakan Harga Mobil Bekas Hantam Model Populer
Kenaikan harga yang sangat tajam paling dirasakan pada segmen kendaraan komuter praktis dan populer yang selama ini menjadi andalan para pembeli pemula.
Berdasarkan data iSeeCars, model sedan Hyundai Elantra bekas usia tiga tahun yang pada 2019 lalu rata-rata dijual seharga 12.295 dolar AS kini melambung hingga 19.178 dolar AS atau naik sebesar 56,0 persen.
Model-model andalan lain seperti Toyota Camry dan Honda Civic juga mengalami lonjakan harga mendekati 50 persen, di mana keduanya kini sama-sama melewati kisaran harga 23.000 dolar AS di pasaran.
Di sisi lain, mobil listrik mewah seperti Tesla Model X justru mencatat penurunan harga terbesar hingga 17,0 persen dari patokan 2019 akibat persaingan ketat dan pemotongan harga kendaraan listrik baru.