Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Pasangan Asal Amerika Serikat Beli...
INTERNASIONAL

Pasangan Asal Amerika Serikat Beli Carbisdale Castle, Disulap Jadi Hotel Mewah

By Dewi Lestari • 2 min read • 13 Agustus 2026
Carbisdale Castle di Skotlandia yang dibeli pasangan AS untuk dijadikan hotel butik

Carbisdale Castle di Skotlandia yang dibeli pasangan AS untuk dijadikan hotel butik

Carbisdale Castle yang terletak dekat Culrain di Sutherland, Skotlandia, resmi berpindah tangan kepada pasangan suami istri asal Amerika Serikat, Suzanne dan Lance Holmquist, dengan nilai pembelian hampir 3,9 juta poundsterling.

Berdasarkan analisis Kabayan News, akuisisi properti bersejarah ini menandai babak baru bagi bangunan yang dahulu berfungsi sebagai wisma pemuda selama lebih dari enam dekade serta memiliki latar belakang keluarga penuh perselisihan.

Suzanne Holmquist yang tumbuh besar di Glasgow mengungkapkan bahwa ketertarikannya bermula dari kecintaan mendalam terhadap sejarah kastil-kastil di Skotlandia setelah sempat melewatkan kesempatan membeli properti serupa sebelumnya.

Pasangan tersebut memiliki rekam jejak dalam merestorasi proyek ikonik, termasuk kapal terkenal dari film klasik The African Queen yang dibintangi Humphrey Bogart serta penyelenggaraan festival film tahunan.

Berdasarkan laporan terkini, mereka berencana membuka layanan sewa jangka pendek untuk menampung hingga 19 tamu dalam waktu dekat, sebelum akhirnya meresmikan hotel butik berkapasitas 14 kamar dalam kurun waktu satu tahun.

Selain menyediakan penginapan eksklusif, pasangan ini menyiapkan berbagai fasilitas tambahan seperti bisnis teh sore, wiski khas buatan sendiri, serta retret perusahaan guna mendongkrak sektor pariwisata lokal.

Topics
carbisdale castle hotel butik skotlandia pariwisata properti suzanne holmquist lance holmquist
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.