Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Pertemuan Mengejutkan Trump dan...
INTERNASIONAL

Pertemuan Mengejutkan Trump dan Michael Cohen usai Perseteruan Panjang

By Dewi Lestari 2 min read 21 Agustus 2026
Donald Trump dan Michael Cohen melakukan reuni dalam wawancara radio

Donald Trump dan Michael Cohen melakukan reuni dalam wawancara radio

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali dipertemukan dengan mantan pengacara pribadinya yang sempat menjadi musuh bebuyutannya, Michael Cohen, dalam sebuah wawancara radio pada Kamis waktu setempat. Momen tak terduga ini menandai babak baru dalam hubungan keduanya yang sempat diwarnai perseteruan hukum panjang.

Michael Cohen mengungkapkan kepada Fox News Digital bahwa percakapan tersebut berlangsung selama 40 menit dan disiarkan dalam dua bagian terpisah. Sosok yang pernah menjadi saksi kunci dalam dua persidangan di New York tersebut juga menulis di platform Substack mengenai reuni publik pertama mereka dalam kurun waktu hampir sepuluh tahun.

Mantan pengacara Trump tersebut mengaku kebanjiran kritik dan pesan kebencian di kotak masuk digitalnya sejak pengumuman kehadiran Donald Trump pada siniar radionya. Kendati demikian, Cohen memilih untuk menekankan pentingnya langkah memaafkan dalam dinamika hubungan mereka.

Cohen menyatakan bahwa keputusan untuk berdamai tidak berarti menghapus masa lalu atau melupakan berbagai silang sengketa yang pernah terjadi di antara mereka. Pertemuan tersebut justru menunjukkan keberanian untuk menghentikan bayang-bayang masa lalu dalam mendikte masa depan.

Refleksi Hubungan Panjang dan Respons Publik

Wawancara bagian pertama tersebut dijadwalkan mengudara melalui stasiun 77WABC, sementara kelanjutannya disiarkan melalui program radio milik Cohen pada akhir pekan. Hingga kini, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi terkait reuni politik yang menyita perhatian publik tersebut.

Perjalanan hubungan antara Donald Trump dan Michael Cohen telah melewati masa-masa pengetatan politik dan hukum di Amerika Serikat selama kurang lebih 15 tahun. Berbagai pencapaian hingga pertikaian hukum publik sempat mewarnai dinamika relasi kedua tokoh penting tersebut.

Cohen sebelumnya sempat menyampaikan rasa tertekan terkait kesaksian yang ia berikan dalam sejumlah kasus hukum yang melibatkan mantan atasannya tersebut. Namun, ia kini memilih untuk fokus melangkah ke depan tanpa menjadikan masa lalu sebagai beban permanen.

Reuni tak terduga ini menarik perhatian luas dari para pengamat media dan politik yang mengikuti perkembangan kasus hukum Donald Trump di New York. Sejumlah pendengar dan netizen turut memberikan beragam tanggapan atas rekonsiliasi yang dinilai di luar dugaan ini.

Melalui tulisan dan siaran radionya, Cohen mengajak publik untuk melihat sejarah tidak hanya dibentuk melalui konfrontasi politik, melainkan juga lewat rekonsiliasi yang tenang. Langkah ini diharapkan mampu meredakan ketegangan panjang yang selama ini terjadi di ruang publik.

Publik kini menantikan kelanjutan dari rangkaian wawancara eksklusif tersebut guna mendengarkan langsung ulasan mendalam mengenai dinamika hubungan kedua figur yang pernah berada di pusat pemberitaan nasional.

Topics
donald trump michael cohen wawancara radio amerika serikat politik hukum media
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.