Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Perusahaan Kripto Donald Trump...
INTERNASIONAL

Perusahaan Kripto Donald Trump Dukung Usaha AI yang Sediakan Model Perusahaan China

By Dewi Lestari 3 min read 18 Agustus 2026
Perusahaan kripto dukungan keluarga Trump bekerja sama dengan platform penyedia model kecerdasan buatan asal China

Perusahaan kripto dukungan keluarga Trump bekerja sama dengan platform penyedia model kecerdasan buatan asal China

Perusahaan kripto World Liberty Financial yang didukung oleh Presiden Donald Trump menjalin kerja sama dengan WorldClaw, sebuah ventura berbasis di Hong Kong yang menyediakan akses ke berbagai model kecerdasan buatan buatan China. Platform ini memfasilitasi penggunaan token kripto World Liberty sebagai salah satu alat pembayaran yang sah untuk layanan mereka.

Melalui kepemilikan saham di World Liberty Financial, keluarga Trump memperoleh pendapatan dari penggunaan token kripto tersebut. Penelusuran menunjukkan bahwa hampir separuh dari model AI yang tersedia di situs web WorldClaw dikembangkan oleh perusahaan teknologi terkemuka asal China seperti Alibaba dan Baidu.

Meskipun kerja sama bisnis ini tidak melanggar hukum, sejumlah ahli teknologi dan etika pemerintahan menilai langkah tersebut bertentangan dengan kebijakan resmi pemerintahan Trump terhadap perusahaan teknologi China. "Sebagai pemerintah AS yang merespons ancaman AI China, rasanya hipokrit jika pergi melalui WorldClaw untuk menggunakan alat-alat ini demi mencari uang," ujar Sam Bresnick selaku peneliti di Center for Security and Emerging Technology.

Kedua anak tertua Presiden Trump diketahui turut mempromosikan WorldClaw secara terbuka melalui platform media sosial X. Sementara itu, pihak Gedung Putih menegaskan bahwa tidak terdapat konflik kepentingan dalam hubungan bisnis antara World Liberty dan WorldClaw.

Keterkaitan dengan Perusahaan China dan Sanksi Pemerintah AS

Model kecerdasan buatan yang ditawarkan oleh WorldClaw mencakup teknologi dari perusahaan seperti Alibaba dan Baidu yang sebelumnya telah diklasifikasikan oleh Departemen Pertahanan AS sebagai entitas yang selaras dengan militer China. Selain itu, terdapat pula model dari Z.ai yang masuk dalam daftar hitam Departemen Perdagangan karena dianggap mendukung modernisasi militer China.

Perusahaan lain yang modelnya tersedia di platform tersebut meliputi DeepSeek dan Moonshot, yang baru-baru ini dituduh oleh para pejabat pemerintahan Trump melakukan pencurian hak kekayaan intelektual dari rival teknologi AS. Sejumlah perusahaan China tersebut telah membantah tuduhan keterkaitan militer maupun pencurian teknologi yang dialamatkan kepada mereka.

Juru bicara WorldClaw menyatakan bahwa perusahaannya merupakan entitas independen yang membantu perusahaan AI asal Amerika Serikat menjangkau pengguna internasional tanpa bermaksud memberikan dukungan politik kepada pengembang model. Di sisi lain, para ahli memperingatkan bahwa penggunaan model AI asal China berpotensi memaparkan pengguna pada risiko pemantauan dan penyensoran.

Meskipun hubungan ekonomi antara kedua belah pihak terus berkembang, dinamika kebijakan perdagangan AS terhadap teknologi China tetap berada dalam bayang-bayang persaingan geopolitik global yang semakin ketat.

Dampak Finansial dan Tanggapan Berbagai Pihak

Keluarga Trump memiliki porsi kepemilikan sebesar 38 persen di World Liberty Financial dan terus meraup keuntungan finansial yang signifikan dari transaksi token kripto serta stablecoin USD1. Laporan menunjukkan bahwa akumulasi pendapatan keluarga dari sektor aset kripto telah mencapai angka miliaran dolar.

Para ahli hukum perdagangan internasional mencatat bahwa kolaborasi ini mencerminkan pendekatan bisnis pragmatis yang kerap ditemui di luar retorika politik resmi pemerintahan. Perwakilan hukum menilai pendekatan tersebut terkadang lebih mengutamakan ekspansi bisnis ketimbang pembatasan sanksi yang kaku.

Platform WorldClaw sendiri terus mengalami pertumbuhan pesat dengan klaim jutaan permintaan tugas harian serta rencana pengembangan agen AI mandiri untuk membantu tugas-tugas personal. Berbagai pihak kini memantau bagaimana perkembangan bisnis kripto keluarga presiden ini akan memengaruhi kebijakan teknologi lanjutan.

Hingga kini, Departemen Perdagangan dan Departemen Pertahanan Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi ketika dimintai keterangan terkait operasional dan keterlibatan afiliasi kripto tersebut.

__QUOTE__ "Sebagai pemerintah AS yang merespons ancaman AI China, rasanya hipokrit jika pergi melalui WorldClaw untuk menggunakan alat-alat ini demi mencari uang," ujar Sam Bresnick."

Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.