Petugas kepolisian New York atau NYPD menembak mati seorang pria berusia 54 tahun bernama Wei Chan pada Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 16.00 waktu setempat, setelah pelaku menyerang dan mendekati petugas dengan membawa pisau daging besar di dalam sebuah gedung apartemen di Lower East Side, Manhattan.
Insiden penembakan bermula ketika petugas merespons beberapa panggilan darurat 911 yang melaporkan adanya dugaan tindak kekerasan atau penyerangan yang sedang berlangsung di alamat 126 Ludlow Street.
Berdasarkan keterangan Asisten Kepala NYPD Melissa Eger dalam konferensi pers pada Minggu malam, petugas yang tiba di lokasi menemukan bercak darah berceceran di sepanjang tangga gedung apartemen tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSaat petugas naik ke lantai atas untuk memeriksa situasi, mereka mendatangi dan berpapasan dengan Wei Chan yang turun sambil membawa senjata tajam jenis pisau daging ukuran besar.
Fakta Baru Penyerangan Ayah Kandung dan Riwayat Kesehatan Mental
Meskipun petugas telah berulang kali memberikan instruksi tegas agar pelaku menjatuhkan senjatanya dan menunjukkan tangan, Wei Chan tetap nekat melangkah maju mendekati aparat kepolisian.
Petugas yang merasa terancam keselamatannya lantas melepaskan tembakan hingga mengenai tubuh pelaku, yang kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sebelum insiden penembakan tersebut terjadi, Wei Chan diketahui sempat melukai ayah kandungnya yang berusia 75 tahun bernama Cheung Chan di dalam gedung apartemen yang sama.
Petugas menemukan sang ayah mengalami luka robek pada bagian kepala akibat serangan senjata tajam sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit dan diprediksi dapat bertahan hidup.
Asisten Kepala NYPD Melissa Eger mengungkapkan bahwa pelaku tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya di kepolisian, namun tercatat memiliki riwayat masalah kesehatan mental.
Selain pelaku dan sang ayah, sejumlah petugas kepolisian yang merespons tempat kejadian perkara turut dibawa ke rumah sakit guna menjalani pemeriksaan medis dan evaluasi psikologis.
Wali Kota Zohran Mamdani menyatakan bahwa dirinya telah menerima laporan lengkap terkait insiden penembakan ini dan memastikan rekaman kamera badan atau body-cam akan segera dirilis kepada publik.