Baruch Spinoza lahir di Amsterdam pada 24 November 1632 dari keluarga Marrano yang melarikan diri dari penganiayaan di Portugal menuju Republik Belanda yang lebih toleran.
Berdasarkan catatan sejarah, Baruch Spinoza dibesarkan dalam komunitas Yahudi Portugis yang taat dan menerima pendidikan keagamaan tradisional sebelum akhirnya dikucilkan akibat pemikirannya yang kritis terhadap otoritas rabinik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut pengamatan Kabayan News, kepribadian dan karya besar Baruch Spinoza di bidang filsafat menjadikannya salah satu pemikir paling radikal dan berpengaruh pada abad ketujuh belas.
Sebagaimana dilaporkan dalam berbagai literatur sejarah, Baruch Spinoza mengembangkan gagasan tentang sekularisme dan teologi politik yang menentang dominasi gereja dalam urusan negara.
Mengutip laporan biografi resmi, Baruch Spinoza menghabiskan sisa hidupnya dengan mengasah lensa kacamata dan berdiskusi dengan lingkaran kecil pengikut setia hingga akhir hayatnya pada 21 Februari 1677.