Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Profil Perusahaan Deckers Brands,...
INTERNASIONAL

Profil Perusahaan Deckers Brands, Induk UGG dan Hoka

By Dewi Lestari • 2 min read • 13 Agustus 2026
Deretan produk alas kaki dari portofolio merek Deckers Brands

Deretan produk alas kaki dari portofolio merek Deckers Brands

Deckers Outdoor Corporation atau yang beroperasi sebagai Deckers Brands adalah perusahaan perancang dan distributor alas kaki asal Amerika Serikat yang berbasis di Goleta, California. Perusahaan yang didirikan oleh Doug Otto dan Karl F. Lopker pada tahun 1973 ini memiliki portofolio merek global terkemuka termasuk UGG, Teva, dan Hoka.

Perjalanan bisnis perusahaan bermula ketika Karl Lopker mulai membuat serta menjual sandal jepit di pameran kerajinan tangan di sepanjang Pantai Barat Amerika Serikat. Pada tahun 1975, Doug Otto berkunjung ke Hawaii dan mendapati penduduk lokal menyebut sandal buatan mereka sebagai "deckas", sebuah istilah slang dari struktur berlapis yang menyerupai tumpukan kayu dek kapal.

Nama tersebut kemudian diadopsi menjadi merek resmi perusahaan sebelum mereka melakukan ekspansi besar-besaran dengan memproduksi serta mendistribusikan sandal Teva. Perusahaan resmi melantai di bursa saham NASDAQ pada tahun 1993 dengan nama Deckers Outdoor Corporation dan terus memperluas portofolio bisnisnya.

Langkah strategis berlanjut melalui akuisisi merek UGG Holdings pada tahun 1995 yang kemudian menjadi sumber pendapatan utama perusahaan berkat popularitas global sepatu bot kulit domba tersebut. Selain itu, perusahaan juga memperkuat posisinya di pasar alas kaki atletik dengan mengakuisisi merek sepatu lari Hoka pada tahun 2013.

Transformasi Portofolio Merek dan Ekspansi Global Deckers

Komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi alas kaki berkualitas tinggi didukung oleh diversifikasi merek yang menjangkau berbagai segmen pasar. Merek Hoka yang diakuisisi dari Perancis berhasil menarik perhatian industri lari global berkat desain sol tengah tebal atau maximalist shoes yang dirancang untuk kenyamanan maksimal pelari.

Di sisi lain, merek Teva yang awalnya ditemukan oleh pemandu jeram Mark Thatcher melalui penambahan tali pergelangan kaki nilon pada sandal tradisional telah bertransformasi menjadi alas kaki petualangan air andalan. Perusahaan secara resmi membeli seluruh paten dan aset global Teva pada akhir tahun 2002 guna memperkuat kepemilikan intelektual mereka.

Sepanjang sejarah operasionalnya, perusahaan terbukti mampu bertahan dan mencatatkan pertumbuhan penjualan yang stabil kendati di tengah situasi ekonomi global yang menantang. Keberhasilan menjaga keterlibatan konsumen lewat produk berkualitas tinggi menjadikan portofolio merek mereka tetap diminati di berbagai belahan dunia.

Kini, perusahaan terus beradaptasi dengan dinamika industri mode serta tren olahraga modern melalui pengelolaan merek yang berfokus pada performa, kenyamanan, dan gaya hidup. Jaringan distribusi yang luas memastikan produk-produk dari berbagai merek naungan mereka dapat diakses oleh konsumen di banyak negara.

Topics
deckers brands ugg hoka teva profil perusahaan alas kaki fashion amerika serikat
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.