Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Profil Perusahaan Exelon...
INTERNASIONAL

Profil Perusahaan Exelon Corporation, Raksasa Utilitas Listrik AS

By Dewi Lestari • 3 min read • 13 Agustus 2026
Gedung kantor pusat Exelon Corporation di Chicago Amerika Serikat

Gedung kantor pusat Exelon Corporation di Chicago Amerika Serikat

Exelon Corporation merupakan perusahaan induk utilitas publik asal Amerika Serikat yang berpusat di Chicago dan terdaftar di Pennsylvania. Perusahaan ini memegang status sebagai penyedia layanan listrik terbesar di Amerika Serikat berdasarkan pendapatan serta jumlah pelanggan teregulasi yang mencapai sekitar 10 juta pengguna.

Sejarah pembentukan Exelon berawal pada Oktober 2000 melalui merger antara PECO Energy Company yang berdiri sejak 1902 dan Unicom Corporation selaku induk dari Commonwealth Edison yang dibentuk pada 1907. Aksi korporasi tersebut dipimpin oleh John Rowe yang menjabat sebagai CEO hingga 2012.

Dalam operasionalnya, perusahaan membawahi enam utilitas teregulasi meliputi Atlantic City Electric, Commonwealth Edison, PECO Energy Company, Baltimore Gas and Electric, Delmarva Power and Light, serta Pepco. Jaringan layanan ini membentang di berbagai wilayah penting termasuk New Jersey, Illinois, Pennsylvania, hingga Washington, DC.

Selain menyediakan layanan kelistrikan yang luas, perusahaan ini juga tercatat dalam daftar bergengsi Fortune 500 pada peringkat 187. Komitmen dalam menyediakan pasokan energi andal menjadikan perusahaan ini sebagai salah satu pilar infrastruktur vital di negeri Paman Sam.

Ekspansi Bisnis dan Kontroversi Perjalanan Korporasi Exelon

Perjalanan panjang Exelon diwarnai dengan berbagai langkah ekspansi besar, termasuk akuisisi Constellation Energy pada tahun 2012 yang memperluas kapasitas pembangkit listrik. Perusahaan juga merampungkan pembelian Pepco Holdings pada tahun 2016 setelah melalui proses panjang dan persetujuan regulator.

Kendati mencatatkan pertumbuhan bisnis yang masif, perusahaan sempat menghadapi sejumlah tantangan hukum dan kontroversi lingkungan. Pada tahun 2005, perusahaan dikenai denda akibat pelanggaran batas emisi sulfur di pembangkit listrik Cromby, serta insiden kebocoran air mengandung sedikit tritium di fasilitas Braidwood.

Manajemen perusahaan langsung mengambil langkah tegas terkait masalah keamanan setelah insiden pengamanan di pembangkit nuklir Peach Bottom terungkap publik. Perusahaan memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan pihak ketiga dan membentuk tim pengamanan internal sendiri.

Memasuki tahun 2022, perusahaan resmi melakukan pemisahan unit bisnis pembangkitan energi melalui pelepasan Constellation Energy sebagai entitas mandiri. Langkah strategis ini mempertegas fokus perusahaan pada layanan distribusi dan utilitas listrik teregulasi.

Topics
exelon corporation energi listrik amerika serikat utilitas commonwealth edison peco energy bisnis profil perusahaan
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.