Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Seattle Seahawks Resmi Dibeli Vinod...
INTERNASIONAL

Seattle Seahawks Resmi Dibeli Vinod Khosla Rp 154 Triliun

By Dewi Lestari • 2 min read • 11 Juli 2026
Stadion Lumen Field markas klub American football Seattle Seahawks

Stadion Lumen Field markas klub American football Seattle Seahawks

Seattle Seahawks mencatat sejarah baru dalam dunia olahraga profesional setelah Paul G. Allen Estate mengumumkan kesepakatan penjualan klub American football tersebut kepada kelompok investor pimpinan Vinod Khosla. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada 11 Juli 2026, nilai transaksi fantastis tersebut mencapai 9,612 miliar dolar AS atau setara dengan ratusan triliun rupiah.

Proses pengambilalihan kepemilikan klub NFL yang bermarkas di Lumen Field ini masih harus melewati tahap persetujuan akhir dari pihak liga. Sebagaimana dilaporkan, persyaratan transaksi tersebut mewajibkan Vinod Khosla untuk melepaskan kepemilikan saham minoritasnya di klub San Francisco 49ers agar kepatuhan regulasi liga tetap terjaga dengan baik.

Analisis awak media menunjukkan bahwa penjualan bernilai fantastis ini menandai babak baru bagi waralaba yang pertama kali bergabung dengan NFL pada tahun 1976. Sejak era kepemilikan Paul Allen setelah dibeli pada tahun 1997, klub ini telah berkembang menjadi salah satu kekuatan dominan di kompetisi American football nasional.

"Kami menyambut baik langkah strategis ini untuk membawa klub menatap masa depan yang jauh lebih kompetitif di kancah nasional," demikian pernyataan dari pihak pengelola klub merespons transaksi besar tersebut. Para pendukung setia yang dikenal sebagai 12s tentu menantikan arah baru klub kesayangan mereka di bawah kepengurusan baru.

Topics
seattle seahawks vinod khosla nfl paul g. allen olahraga amerika serikat bisnis
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.