Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Serangan Berang-berang Rabies di...
INTERNASIONAL

Serangan Berang-berang Rabies di Maryland Paksa Taman Ditutup Sebagian

By Dewi Lestari 2 min read 20 Agustus 2026
Cunningham Falls State Park di Maryland ditutup sebagian akibat serangan berang-berang rabies

Cunningham Falls State Park di Maryland ditutup sebagian akibat serangan berang-berang rabies

Dua remaja dilaporkan menjadi korban serangan berang-berang yang terjangkit virus rabies di Cunningham Falls State Park, Frederick County, Maryland, Amerika Serikat. Insiden pertama terjadi pada 26 Juli 2026 ketika seorang perenang berusia 13 tahun mengalami luka pada bagian tangan dan dada.

Remaja laki-laki tersebut langsung dievakuasi menggunakan helikopter ke Johns Hopkins Hospital untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Berang-berang yang menyerang korban kemudian dieutanasia dan hasil uji laboratorium pada hari berikutnya menyatakan hewan tersebut positif terinfeksi rabies.

Kasus serupa kembali terjadi pada 5 Agustus 2026 yang melibatkan seorang pemuda berusia 19 tahun yang digigit di bagian pergelangan kaki saat memancing. Korban segera mendatangi Meritus Medical Center di Hagerstown untuk menerima perawatan medis serta suntikan tetanus sebelum hewan tersebut juga dipastikan positif rabies.

Departemen Sumber Daya Alam Maryland (DNR) mengambil tindakan cepat dengan menutup akses berenang di Danau Hunting Creek. Juru bicara DNR Joe Zimmermann menyatakan bahwa area penggunaan siang hari di sekitar danau akan ditutup sementara hingga dipastikan aman bagi pengunjung.

Pengawasan Ketat dan Penanganan Kasus Rabies

Pihak pengelola taman bersama para ahli satwa liar kini meningkatkan pengamanan di seluruh kawasan wisata yang tercatat dikunjungi oleh lebih dari 455.000 wisatawan pada tahun 2025 lalu. Petugas melakukan pemantauan malam hari menggunakan pencitraan termal serta memasang perangkap di sekitar area danau.

Dokter spesialis penyakit menular menjelaskan bahwa berang-berang umumnya menghindari manusia, namun infeksi virus rabies dapat merusak otak hewan sehingga mereka kehilangan rasa takut dan menjadi agresif. Rabies sendiri paling sering ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi.

Pakar kesehatan mengimbau masyarakat untuk segera mencuci luka gigitan dengan air mengalir dan sabun selama 10 hingga 15 menit jika menjadi korban serangan hewan liar. Penanganan medis segera sangat diperlukan mengingat infeksi rabies dapat berakibat fatal jika dibiarkan tanpa vaksinasi.

Meskipun area sekitar danau ditutup untuk sementara waktu, beberapa bagian lain dari Cunningham Falls State Park tetap dibuka untuk kegiatan berkemah dan mendaki. Petugas terus berjaga ketat untuk memastikan tidak ada lagi hewan liar yang membahayakan keselamatan pengunjung.

Topics
berang-berang rabies maryland cunningham falls amerika serikat kesehatan wisata lingkungan
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.