Empat lukisan Renaisans bernilai luar biasa telah dicuri dari sebuah museum di Sisilia, Italia, yang dikonfirmasi langsung oleh Menteri Kebudayaan Italia Alessandro Giuli pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Keempat karya seni berharga tersebut digasak dari Museum Interdisipliner Regional Messina di tengah kesibukan perayaan festival keagamaan La Vara yang bertepatan dengan libur nasional Ferragosto.
Koleksi yang hilang meliputi tiga panel dari Polyptych of San Gregorio serta satu panel dua sisi Madonna with Child and Christ in Pieta yang berkaitan erat dengan seniman abad ke-15, Antonello da Messina.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePihak kepolisian saat ini masih menyelidiki celah keamanan yang memungkinkan pelaku masuk tanpa terdeteksi oleh sistem alarm museum.
Diduga Dicuri Berdasarkan Pesanan Pasar Gelap
Insiden ini menambah daftar panjang kasus pencurian karya seni bersejarah di Eropa yang dikhawatirkan hilang dari ruang publik.
Penyelidik awal menduga bahwa pencurian 4 lukisan Renaisans ini dilakukan berdasarkan pesanan khusus dari jaringan pelaku perdagangan gelap karya seni internasional.
Lukisan Madonna and Christ in Pieta diambil langsung dari dalam kotak pajangan yang diamankan dengan pengawasan ketat.
Seluruh lukisan yang dicuri dibuat di atas panel kayu sehingga memiliki tingkat kesulitan tinggi untuk digulung saat proses pencurian.
Direktur museum Marisa Mercurio menyampaikan rasa terkejut dan menyebut peristiwa ini sebagai kerugian besar bagi dunia seni serta masyarakat luas.